Kemensos & Kemendikbud Ristek Kolaborasi Siapkan Lulusan Sekolah Rakyat Masuk Perguruan Tinggi

- Senin, 03 November 2025 | 15:30 WIB
Kemensos & Kemendikbud Ristek Kolaborasi Siapkan Lulusan Sekolah Rakyat Masuk Perguruan Tinggi

Kemensos dan Kemendiktisaintek Kolaborasi Siapkan Hilirisasi Lulusan Sekolah Rakyat ke Perguruan Tinggi

Kementerian Sosial (Kemensos) menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk mempersiapkan jalur hilirisasi bagi lulusan Sekolah Rakyat yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Pertemuan Strategis Antara Kemensos dan Kemendiktisaintek

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melakukan kunjungan kerja ke kantor Kemendiktisaintek di Jakarta Pusat pada Senin, 3 November 2025. Turut hadir dalam pertemuan ini Wamendiktisaintek Fauzan dan jajaran pejabat tinggi kedua kementerian.

Arahan Presiden untuk Hilirisasi Sekolah Rakyat

Gus Ipul menekankan bahwa program hilirisasi ini merupakan implementasi dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. "Dari 166 titik Sekolah Rakyat rintisan yang sudah berjalan, terdapat sekitar 6.700 siswa jenjang SMA yang akan lulus pada tahun 2028," jelas Gus Ipul.

Menurutnya, siswa Sekolah Rakyat akan diberikan pilihan setelah lulus antara melanjutkan ke perguruan tinggi atau langsung bekerja, sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.

DNA Talent untuk Pemetaan Minat dan Bakat Siswa

Kemensos memanfaatkan teknologi DNA Talent karya Ary Ginanjar untuk melakukan asesmen minat dan bakat siswa. "Dari hasil asesmen awal, kami mengasumsikan 50% siswa ingin melanjutkan ke perguruan tinggi dan 50% lainnya memilih untuk bekerja," ungkap Gus Ipul.

Komitmen Kemendiktisaintek Dukung Hilirisasi

Wamendiktisaintek Fauzan menyatakan komitmen penuh untuk mendukung program hilirisasi ini. "Kami akan menyiapkan beasiswa KIP Kuliah dan memastikan ketersediaan program studi yang sesuai dengan potensi siswa," tegas Fauzan.

Program Pendampingan dan Mentoring

Kemendiktisaintek mengusulkan program pendampingan dimana mahasiswa penerima KIP Kuliah akan bertindak sebagai mentor bagi calon mahasiswa dari Sekolah Rakyat. "Kami akan membentuk tim pendampingan dan menugaskan mahasiswa dari PTN terdekat untuk memberikan pembinaan awal," jelas Fauzan.

Nota Kesepahaman Segera Disiapkan

Kolaborasi strategis antara Kemensos dan Kemendiktisaintek ini akan segera dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) untuk memastikan implementasi yang terstruktur dan berkelanjutan bagi masa depan lulusan Sekolah Rakyat.

Komentar