Elektabilitas Purbaya Melejit, Gibran Terdesak: Analisis Peta Politik Pilpres 2029

- Senin, 03 November 2025 | 07:20 WIB
Elektabilitas Purbaya Melejit, Gibran Terdesak: Analisis Peta Politik Pilpres 2029
Elektabilitas Purbaya vs Gibran: Analisis Peta Politik 2029

Elektabilitas Purbaya Melejit, Masa Depan Politik Gibran di 2029 Dipertanyakan

Dinamika politik Indonesia kembali mencuri perhatian dengan munculnya nama Purbaya sebagai figur kuat. Hanya dalam waktu dua bulan, Purbaya berhasil mencatatkan elektabilitas yang signifikan, menggeser pencitraan intensif yang telah dilakukan Gibran Rakabuming Raka selama setahun terakhir.

Posisi Purbaya dianggap sangat kuat karena ditunjuk langsung oleh Prabowo Subianto. Hal ini membuatnya sulit untuk diintervensi oleh pihak manapun, termasuk dari kubu pendukung Gibran.

Perkembangan ini diduga mempengaruhi pergerakan organisasi pendukung seperti PROJO. Yang awalnya mendukung penuh pasangan Prabowo-Gibran untuk dua periode, kini disebut hanya berfokus pada dukungan untuk Prabowo di Pilpres 2029 tanpa menyertakan Gibran.

Masa Depan Politik Gibran Rakabuming di 2029

Peluang Gibran Rakabuming Raka untuk maju sebagai calon wakil presiden pada 2029 dinilai semakin kecil. Elektabilitas Purbaya yang melonjak jauh meninggalkan Gibran berdasarkan survei terbaru.

Selain tantangan elektabilitas, masa depan politik Gibran juga dihadapkan pada potensi masalah lain. Kasus ijazah SMA yang belum tuntas bisa menjadi faktor penentu yang mempercepat penurunan posisinya dalam peta politik nasional.

Dengan berbagai perkembangan terbaru ini, peta politik menuju Pemilu 2029 diprediksi akan mengalami perubahan signifikan. Posisi Gibran Rakabuming sebagai calon potensial semakin terdesak oleh munculnya figur-figur baru yang memiliki dukungan kuat dari pusat kekuasaan.

Komentar