Kamp tersebut juga berfungsi sebagai titik transit medis bagi pejuang RSF yang terluka. Seorang tentara PMPF mengaku melihat pesawat evakuasi medis dengan pintu berlumuran darah.
Kekhawatiran dan Dampak Geopolitik
Keberadaan tentara bayaran dan aktivitas militer UEA di Bosaso menimbulkan kekhawatiran di kalangan tentara Somalia. Mereka merasa tidak nyaman mendukung konflik di Sudan, negara yang memiliki hubungan historis baik dengan Somalia.
Analis menilai UEA memanfaatkan lokasi strategis Puntland yang minim pengawasan untuk operasi militernya. Presiden Puntland Said Abdullahi Deni dikenal sebagai sekutu dekat UEA, menerima dukungan finansial yang memperkuat posisinya.
Meskipun pemerintah Somalia menguasai wilayah udara, mereka tidak memiliki kendali atas pelabuhan dan bandara Bosaso. Ketegangan antara Mogadishu dan Abu Dhabi tidak diungkapkan secara terbuka, mengingat ketidaksiapan Somalia melawan pengaruh UEA yang semakin meluas.
Dengan ICC menyelidiki kejahatan perang di Sudan, aktivitas rahasia di Bandara Bosaso ini berpotensi menyeret Somalia ke dalam persaingan geopolitik yang lebih luas.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Soroti Vendor Lelet dan Kerumitan Bermuatan Bisnis di Sistem Coretax
Kuasa Hukum Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas Soal Tahanan Rumah Yaqut
Mentan: Stok Beras Nasional Aman untuk 324 Hari ke Depan
Komnas HAM: Pemulihan Korban Penyiran Air Keras Andrie Yunus Bisa Capai Dua Tahun