Andrinof Chaniogo Ungkap Alasan Dipecat Jokowi Setelah Pertanyakan Proyek Kereta Cepat Whoosh
Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Andrinof Chaniago mengungkapkan bahwa dirinya dipecat oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tahun 2015. Pemecatan tersebut terjadi setelah ia mempertanyakan manfaat ekonomi dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yang kini dikenal dengan nama Whoosh.
Momen Historis Pemecatan Andrinof Chaniago
Dalam sebuah wawancara eksklusif di podcast Lider Channel TV, Andrinof menyebut peristiwa pemecatannya sebagai momen historis yang tak terlupakan. Hal yang membuatnya lebih berkesan, pemecatan itu terjadi pada hari yang sama ketika ia sedang menerima kunjungan tim delegasi dari China untuk membahas proyek kereta cepat tersebut.
Kajian Ulang Kelayakan Proyek Whoosh
Andrinof Chaniago menjelaskan alasan di balik sikap kritisnya. Ia menyatakan telah melakukan kajian ulang terkait kelayakan proyek Kereta Cepat Whoosh. Tujuannya adalah untuk mencegah potensi kerugian negara yang mungkin timbul dari proyek infrastruktur besar tersebut.
Proyek Whoosh sebagai Komitmen Tingkat Tinggi
Meski telah memberi peringatan, Andrinof mengungkapkan bahwa proyek ini sudah menjadi komitmen tingkat tinggi antara Presiden China, Xi Jinping, dan Presiden Jokowi. Situasi ini, menurutnya, membuat seluruh kementerian dan lembaga pemerintah seolah "terkunci" dan tidak memiliki banyak ruang untuk melakukan evaluasi mendalam atau menolak proyek tersebut.
Peringatan Risiko Jangka Panjang
Mantan Menteri Bappenas itu juga mengaku telah berusaha memberikan masukan kepada pemerintah. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian terhadap berbagai risiko jangka panjang, yang tidak hanya mencakup aspek investasi tetapi juga dampak lingkungan dari pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Dipecat Usai Bertemu Delegasi China
Kritik dan peringatan yang disampaikannya berujung pada pemecatan. Andrinof bercerita bahwa tak lama setelah pertemuannya dengan delegasi China, ia mendapat panggilan untuk datang ke Istana Kepresidenan. Di sana, ia diberitahu tentang adanya reshuffle kabinet yang mencabut posisinya sebagai Menteri Bappenas. Peristiwa ini terjadi hanya beberapa bulan setelah ia dilantik menjabat.
Simak penjelasan lengkap dan wawancara eksklusif Andrinof Chaniago dalam video di bawah ini.
Artikel Terkait
Golkar Makassar: Surat Diskresi untuk IAS Bukan Jaminan Otomatis Jadi Ketua DPD I Sulsel
Pemerintah Targetkan 5.000 Jembatan Gantung Rampung Akhir 2026 untuk Hubungkan Daerah Terpencil
Aktivitas Gempa Gunung Anak Krakatau Meningkat, Status Waspada Belum Berubah
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 800 Meter, Warga Diminta Waspada Lahar Hujan