Korea Utara Uji Coba Rudal Jelajah Strategis di Laut Kuning
Korea Utara kembali melakukan uji coba rudal jelajah dari perairan Laut Kuning. Peluncuran rudal sea-to-surface ini terjadi tepat sebelum kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Korea Selatan, yang ditafsirkan sebagai pesan tegas Pyongyang kepada musuh-musuhnya.
Detail Peluncuran Rudal Korea Utara
Rudal-rudal strategis tersebut diluncurkan secara vertikal pada hari Selasa. Media pemerintah Korea Utara melaporkan bahwa rudal-rudal itu terbang selama lebih dari dua jam di atas perairan lepas pantai barat sebelum dinyatakan berhasil.
Pernyataan Pejabat Militer Korea Utara
Pak Jong Chon, pejabat tinggi militer yang mengawasi uji coba, menegaskan bahwa pengembangan kekuatan nuklir sebagai pencegah perang sedang mencapai kemajuan penting. Ia menyatakan bahwa uji coba ini bertujuan untuk menilai keandalan berbagai sarana ofensif strategis dan memamerkan kemampuan tersebut kepada pihak lawan.
Pak menambahkan, "Merupakan misi dan tugas kita yang bertanggung jawab untuk terus memperkuat postur tempur nuklir."
Ketidakhadiran Kim Jong Un
Menarik untuk dicatat bahwa pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, tidak hadir dalam pengawasan langsung uji coba rudal jelajah terbaru ini. Hal ini menimbulkan berbagai analisis mengenai signifikansi peluncuran tersebut dalam konteks dinamika politik regional.
Artikel Terkait
Sumbar Pimpin Progres Huntara, Aceh Masih Tertinggal
Jenazah Wagub Sulbar Tiba di Jakarta, Akan Dimakamkan di Kalibata
Rakornas 2026: Titik Temu Pusat dan Daerah untuk Pacu Indonesia Emas 2045
Kabel Semrawut di Trotoar Karet, Warga Waswas Setiap Melintas