Selama grace period 10 tahun, KCJB hanya membayar bunga pinjaman tanpa cicilan pokok, menyebabkan beban bunga yang signifikan.
Kerugian Negara yang Teridentifikasi
Total biaya proyek KCJB penawaran Jepang selama 50 tahun masa konsesi hanya US$6,34 miliar. Sedangkan penawaran China mencapai US$10,85 miliar - lebih mahal US$4,51 miliar atau 71,2%.
Dengan kurs Rp16.300 per dolar AS, kerugian keuangan negara mencapai Rp73,5 triliun. Angka ini belum termasuk dugaan markup yang diperkirakan bisa mencapai US$2 miliar.
Tuntutan Transparansi dan Investigasi
Masyarakat menuntut KPK segera menyelidiki dugaan korupsi dalam proyek KCJB, termasuk proses tender, keterlibatan konsorsium BUMN, komponen biaya, dan alasan pembengkakan biaya proyek.
Transparansi diperlukan dalam mengungkap seluruh aspek proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang diduga merugikan keuangan negara secara signifikan.
Artikel Terkait
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral
Panen Raya Majalengka Capai 11,5 Ton per Hektare, Stok Beras Nasional Dipastikan Surplus
Dua Turis Asing Pembuat Konten Porno Viral Berjaket Ojol Digagalkan Kabur di Bandara Bali
Dua Pemudik Motor Terluka dalam Kecelakaan di Jalur Padat Cirebon