Adab Mengiringi Jenazah: Larangan Meninggikan Suara Menurut Islam
Ustadz Dody Kurniawan
Dalam syariat Islam, terdapat tata cara yang jelas dalam mengiringi jenazah menuju tempat peristirahatan terakhir. Salah satu adab penting yang sering dilupakan adalah larangan meninggikan suara saat mengiringi jenazah, baik dengan dzikir, bacaan Al-Qur'an, atau bentuk lainnya.
Larangan Rasulullah dalam Mengiringi Jenazah
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam secara tegas melarang umatnya untuk meninggikan suara saat mengiringi jenazah. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan dalam berbagai sumber terpercaya. Larangan ini kemudian menjadi pedoman para sahabat dalam melaksanakan prosesi pengantaran jenazah.
Pandangan Ulama tentang Adab Mengiringi Jenazah
Imam An Nawawi rahimahullah memberikan penjelasan mendalam mengenai hal ini. Beliau menyatakan bahwa pendapat yang benar dan diamalkan oleh para salaf adalah menjaga sikap diam saat berjalan mengiringi jenazah. Tidak diperbolehkan meninggikan suara dengan bacaan Al-Qur'an, dzikir, atau bentuk lainnya.
Imam An Nawawi juga mengingatkan agar umat Islam tidak tertipu dengan banyaknya orang yang mengamalkan hal yang menyelisihi sunnah ini. Meskipun praktik yang salah tersebut banyak dilakukan, kebenaran tetaplah pada apa yang diajarkan Rasulullah dan diamalkan oleh para salaf.
Kesimpulan
Mengiringi jenazah dengan sikap tenang dan tidak meninggikan suara merupakan bagian dari penghormatan kepada orang yang telah meninggal. Hal ini juga sesuai dengan sunnah Rasulullah dan praktik yang dilakukan oleh para sahabat. Sebagai muslim, sudah seharusnya kita mengutamakan tuntunan syariat daripada mengikuti kebiasaan yang bertentangan dengan ajaran Islam.
Artikel Terkait
Kapolri Mutasi Sembilan Kapolda, Brigjen Himawan Bayu Aji Jabat Kapolda Sultra
Arema FC Hajar PSM Makassar 3-0, Dalberto Bintang Lapangan di Laga Kebangkitan Singo Edan
Pemerintah Siapkan Sistem Skrining Hantavirus Usai Kasus Muncul di Kapal Pesiar
Kapolri Mutasi Besar, Brigjen Faizal Jadi Wakapolda NTT