Tanah Longsor Tragis di Ponpes Attohiriyah Bandung Barat, 1 Santriwati Tewas
Sebuah bencana tanah longsor telah melanda Pondok Pesantren (Ponpes) Attohiriyah yang terletak di Kampung Pasir Buleud, Desa Cinengah, Kecamatan Cirongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Musibah ini terjadi pada hari Minggu, 26 Oktober.
Dalam kejadian tanah longsor tersebut, dilaporkan satu orang santriwati meninggal dunia. Korban jiwa telah diidentifikasi sebagai Nuri (14 tahun), putri dari Pudin.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Teten Ame, mengonfirmasi peristiwa tragis ini pada hari Senin (27/10). Teten menyatakan dengan jelas, "Satu orang meninggal dunia atas nama Nuri binti Pudin."
Menurut penjelasan BPBD Jabar, penyebab utama tanah longsor di Ponpes Attohiriyah adalah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut. Kombinasi dari curah hujan yang deras memicu lereng tanah menjadi tidak stabil dan akhirnya longsor.
Akibat dari bencana alam ini, bangunan Pondok Pesantren Attohiriyah mengalami kerusakan parah dan dilaporkan ambruk. Peristiwa ambruknya ponpes tersebut terjadi tepat pada pukul 17.45 WIB.
Teten Ame menegaskan kembali, "Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan longsor menimpa bangunan ponpes (pondok pesantren)." Kejadian ini menjadi peringatan penting mengenai kerentanan bangunan di area lereng terhadap cuaca ekstrem.
Artikel Terkait
Mikrobus Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek KM 55, Pengemudi Selamat Tanpa Luka
Nilai Tukar Petani Nasional Naik 1,99 Persen pada Mei 2026, Hortikultura Catat Lonjakan Tertinggi
Suwardi Tahir Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua PWI Sulsel Periode 2026–2031
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Sulsel Cerah Berawan, Sejumlah Daerah Berpotensi Hujan Ringan-Sedang