Polisi masih menyelidiki bagaimana tubuh bayi bisa terpisah-pisah. Ada dua kemungkinan yang sedang dikaji: apakah akibat diterkam oleh binatang buas di sekitar ngarai, atau sengaja dipotong sebelum dibuang.
"Untuk jasad bayi sekarang sudah kami bawa ke rumah sakit. Ini bukan berupa janin, tapi bayi yang kami duga sudah beberapa hari lahir," jelas Mazwanda.
Polisi Kejar Orang Tua Bayi
Penyidik dari Polsek Kota Bukittinggi kini fokus untuk mengidentifikasi dan menemukan orang tua dari bayi malang tersebut. Kendala yang dihadapi adalah tidak adanya CCTV di sekitar lokasi kejadian, yang mempersulit proses penyelidikan.
Kasus penemuan bayi di Ngarai Sianok ini telah mencoreng ketenangan Kota Bukittinggi. Masyarakat pun dihimbau untuk memberikan informasi yang berguna bagi kelancaran penyelidikan kepolisian.
Artikel Terkait
Tim SAR Berjuang di Tengah Hujan dan Lumpur Tebal Evakuasi Korban Longsor Bandung Barat
Pabrik Narkoba Sintetis di Kebon Jeruk Digerebek, Potensi Produksi 10 Kilogram
Guru Honorer yang Dulu Joget Dukung Prabowo-Gibran, Kini Galau Lihat Orang Lain Jadi ASN
Jenazah Terakhir Korban ATR 42-500 Diserahkan, Keluarga Berduka di Makassar