Polisi masih menyelidiki bagaimana tubuh bayi bisa terpisah-pisah. Ada dua kemungkinan yang sedang dikaji: apakah akibat diterkam oleh binatang buas di sekitar ngarai, atau sengaja dipotong sebelum dibuang.
"Untuk jasad bayi sekarang sudah kami bawa ke rumah sakit. Ini bukan berupa janin, tapi bayi yang kami duga sudah beberapa hari lahir," jelas Mazwanda.
Polisi Kejar Orang Tua Bayi
Penyidik dari Polsek Kota Bukittinggi kini fokus untuk mengidentifikasi dan menemukan orang tua dari bayi malang tersebut. Kendala yang dihadapi adalah tidak adanya CCTV di sekitar lokasi kejadian, yang mempersulit proses penyelidikan.
Kasus penemuan bayi di Ngarai Sianok ini telah mencoreng ketenangan Kota Bukittinggi. Masyarakat pun dihimbau untuk memberikan informasi yang berguna bagi kelancaran penyelidikan kepolisian.
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Hujan Sepanjang Hari di Makassar dan Sebagian Besar Sulsel
KPK Tahan Bupati Rejang Lebong Terkait Dugaan Suap Proyek Ijon
22 WNI Dievakuasi dari Iran, Tiba dengan Selamat di Soekarno-Hatta
OJK Cabut Izin BPR Koperindo Jaya, Lima Bank Gulung Tikar dalam Tiga Bulan