Pernyataan kontroversial tentang santet halal ini awalnya viral dari seorang alumni Pondok Pesantren Lirboyo asal Banyuwangi. Video yang diunggah akun @syanwar.setopbox menampilkan pernyataan "kalau santet halal, saya santet" dalam aksi protes di Kantor Transmedia Surabaya.
Protes tersebut ditujukan terhadap tayangan program Xpose Uncensored di Trans7 yang dinilai mengandung unsur SARA dan menghina pondok pesantren, khususnya Ponpes Lirboyo Kediri.
Klaim Candaan dan Respons Pesulap Merah
Setelah viral, muncul klaim bahwa pernyataan tentang santet tersebut hanya candaan. Seorang pengguna mengirim DM kepada Marcel yang menyatakan: "Hee om, ini ada saya ini cuma guyon, coba cari lengkapnya pada ketawa semua."
Marcel merespons dengan tegas: "Karena guyon pake kata 'banyuwangi' dan 'santet' ini melukai hati para korban tragedi fitnahan dukun santet di Banyuwangi, mungkin next time lebih beradab dalam bercanda."
Pesulap Merah bahkan menawarkan untuk bertemu langsung: "Perlu saya samperin kali nih buat klarifikasi bahwa itu cuma guyon? Atau datang ke kantor saya boleh buat ngobrol sambil saya sediain kopi dan makan makan disini."
Artikel Terkait
Botol Pink Kosong dan Misteri N2O dalam Kasus Lula Lahfah
Polisi Ungkap Kronologi Terakhir Lula Lahfah, dari Kafe hingga Ditemukan Meninggal
Analis Bongkar Kaitan MSCI dan Anjloknya IHSG: Jangan Jadi Serigala Berbulu Domba
Gempa Keuangan di Shenzhen: Ratusan Triliun Menguap di Balik Janji Emas