Setyo juga mengemukakan pandangan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran masih terikat dengan warisan pemerintahan sebelumnya. "Kalau kita lihat bahwa sepertinya pemerintahan ini masih disandera oleh pemerintahan yang lalu (Pemerintahan Jokowi). Usulan reformasi Polri tak sampai ke mana-mana meski sudah sebulan, lalu usulan pencopotan Kapolri itu juga tidak ditangani," tuturnya.
Meski memberikan kritik tajam, Setyo menyatakan masih ada harapan terhadap pemerintahan saat ini. "Harapan ya masih ada, namun kita wajib berani menentukan nasib kita sendiri buat bangsa yang lebih maju," tegasnya.
Agenda Rembuk Rakyat ini dipelopori oleh berbagai organisasi aktivis termasuk Front Mahasiswa Nasional-Gerakan Mahasiswa Nasional Cabang Jakarta Selatan, Serikat Mahasiswa Indonesia, Serikat Pemuda Progresif, Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat Driyakarya, dan perwakilan kampus dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, dan Papua.
Selain Setyo Wibowo, hadir sebagai panelis dalam diskusi tersebut Ubedillah Badrun, Titi Suhada, Fauzan Lu, Unang Sunanrno, dan Panji dengan moderator Danar Dono.
Sumber: Konteks
Artikel Terkait
Di Tengah Isu Reshuffle, Budisatrio Bungkam Soal Kabar Penggantian Sugiono
Makam Terendam, Ziarah Terhalang: Banjir Kembali Melanda TPU Mangun Jaya Bekasi
Muslim Arbi: Prabowo Bisa Dapat Dukungan Publik dengan Revisi Posisi Polri
Es Gabus Dituduh Spons, Pedagang Bogor Dipaksa Makan Dagangannya Sendiri