Mas Pram, sapaan karib Pramono mendapatkan laporan bahwa dari supir bajaj yang diduga korban memberikan pernyataan yang berbeda.
“Jadi kemarin saya juga menghubungi langsung kepala dinas dan kemudian kepala dinas memberikan video pengakuan dari orang di Senen (Jakpus) yang merasa dipalak, ternyata orang tersebut membuat tesimoni bahwa itu tidak seperti yang beredar itu,” ucap Pramono saat ditemui awak media di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Senin (30/6/2025).
Namun, Pramono meminta Dishub DKI Jakarta untuk tetap memeriksa jajarannya yang viral di media sosial tersebut.
“Tapi saya tetap meminta kepada Kadishub untuk memeriksa petugas Dishubnya,” imbuhnya.
Meski demikian, Pramono minta kasus tersebut ditangani secara khusus agar tak terjadi di kemudian hari.
“Walaupun sudah ada pengakuan tesimoni dari orang yang merasa dipalak itu, dia mengatakan bahwa tidak seperti itu. Tapi tetap saya meminta untuk diperiksa karena tidak bisa terjadi seperti ini. Ya, tapi si orangnya akhirnya membuat pengakuan bahwa tidak ada pemalakan. Tapi saya tetap minta untuk diperiksa,” ungkap Pramono
Sumber: Wartakota
Artikel Terkait
Mentan Proyeksikan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Dorong Hilirisasi Inovasi Kampus
Remaja 14 Tahun Hilang di Hutan Mamuju, Pencarian Gabungan Masih Berlangsung
Truk Skylift Dinas Perhubungan Gianyar Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting
Peneliti IPB Kembangkan Pakan Probiotik Antikoksi untuk Dongkrak Produktivitas Ayam