Koordinator Laskar Pembela Walisongo, Abdul Hakim Djojonegoro, dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya siap membela Gus Fuad Plered hingga titik darah penghabisan.
“Ini bukan sekadar solidaritas, ini adalah panggilan hati dan bagian dari jihad moral kami. Kami nyatakan dengan lantang: Laskar Pembela Walisongo akan berdiri tegak bersama Gus Fuad Plered dalam kondisi apa pun,” ucap Abdul Hakim dalam pernyataan kepada wartawan, Ahad (13/4/2025)
Menurut Abdul Hakim, sosok Gus Fuad bukan hanya seorang kiai karismatik, tetapi juga tokoh yang menjadi panutan moral dan spiritual umat. Ia menilai bahwa serangan-serangan yang diarahkan kepada Gus Fuad, baik dalam bentuk fitnah, tekanan sosial, maupun upaya-upaya delegitimasi, merupakan bentuk pelecehan terhadap nilai-nilai luhur pesantren dan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah.
“Kami tidak akan tinggal diam ketika ulama kami dizalimi. Kami akan bergerak, bukan karena fanatisme buta, tapi karena kami tahu siapa Gus Fuad Plered, dan apa makna perjuangan beliau bagi umat,” ujar Abdul Hakim.
Dalam bagian akhir pernyataan, Abdul Hakim juga menyerukan kepada aparat penegak hukum dan pemerintah untuk tidak abai terhadap keadilan bagi para tokoh agama.
“Kami ingin negara hadir untuk menjamin bahwa tidak ada kriminalisasi terhadap ulama. Jangan sampai umat merasa bahwa mereka harus bertindak sendiri karena negara abai,” tutupnya.
Sumber: suaranasional
Foto: Fuad Plered (IST)
Artikel Terkait
Fenerbahce Hajar Gaziantep 4-1, Kokohkan Posisi Puncak Klasemen
Jadwal Imsak Jogja Hari Ini Pukul 04.18 WIB, Disusul Azan Subuh 10 Menit Kemudian
Chelsea Terancam Tersingkir, Wajib Menang Besar atas PSG di Liga Champions
Direktur NCTC Mundur, Protes Kebijakan Perang AS-Iran