Pemerintah Rencanakan Desain Ulang Kawasan GBK, Integrasikan dengan JCC

- Senin, 20 Juli 2026 | 19:24 WIB
Pemerintah Rencanakan Desain Ulang Kawasan GBK, Integrasikan dengan JCC

Pemerintah berencana melakukan desain ulang secara menyeluruh terhadap kawasan Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa kawasan tersebut akan diintegrasikan dengan Jakarta Convention Center (JCC) dan dilengkapi berbagai fasilitas baru, mulai dari kawasan komersial, hotel, hingga arena olahraga bertaraf internasional.

“Paralel ada perencanaan seperti itu. Jadi kita ingin sebenarnya mendesain ulang seluruh GBK, terutama yang area olahraga dan komersial,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7).

Proses penataan ulang ini juga diikuti dengan pencabutan sejumlah kontrak kerja sama yang dinilai tidak berjalan sesuai rencana. Langkah itu diambil agar lahan-lahan tersebut dapat dimasukkan ke dalam konsep pengembangan baru. “Nah, makanya itu kan banyak juga yang beberapa kontrak-kontrak kerja sama yang belum atau tidak dikerjakan itu kami cabut juga, supaya nanti menjadi bagian dari redesign ulang tadi,” ujarnya.

Prasetyo menjelaskan bahwa kawasan GBK ke depan akan dikembangkan menjadi kawasan terpadu yang menghubungkan area komersial, hotel, dan JCC. “Kita penginnya lengkap ya. Komersial, hotel, kita gabungkan nanti jadi satu dengan JCC, Jakarta Convention Center. Mungkin mau kita, kita penginnya punya yang lebih modern lagi,” katanya.

Selain memperkuat fungsi komersial, pemerintah juga akan melengkapi berbagai fasilitas olahraga agar GBK mampu menjadi tuan rumah lebih banyak kejuaraan internasional. “Kita penginnya ada olahraga-olahraga yang memang itu event internasional bisa sebanyak mungkin bisa diselenggarakan di GBK. Tidak hanya sepak bola, misalnya akuatik, kemudian tenis,” ujarnya.

Prasetyo menambahkan bahwa setiap cabang olahraga memiliki standar infrastruktur tertentu yang harus dipenuhi agar dapat menggelar kompetisi internasional. “Nah, sarana prasarananya itu kan harus dilengkapi, karena ada syarat-syarat minimal kalau kita mau menyelenggarakan event internasional ini,” katanya.

Ia berharap penataan ulang kawasan GBK dapat menghadirkan wajah baru ibu kota sekaligus meningkatkan daya tarik wisata dan penyelenggaraan berbagai ajang olahraga dunia. “Harapannya ini nanti ke depan menjadi the new icon of Jakarta. Bagus sebagai daya tarik wisatawan,” pungkasnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags