Booing Mewarnai Kehadiran Trump di Final Piala Dunia 2026

- Senin, 20 Juli 2026 | 08:00 WIB
Booing Mewarnai Kehadiran Trump di Final Piala Dunia 2026

Donald Trump menjadi pusat perhatian saat turun ke lapangan pada final Piala Dunia 2026, Minggu (19/7), di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey. Sorakan cemoohan dari penonton terdengar lebih keras dibandingkan tepuk tangan saat Presiden Amerika Serikat itu berjalan bersama Presiden FIFA Gianni Infantino menuju podium penyerahan medali dan trofi. Momen itu terjadi setelah Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 melalui gol Ferran Torres pada menit ke-106, mengantarkan La Roja meraih gelar Piala Dunia kedua dan menggagalkan upaya Argentina mempertahankan trofi.

Kehadiran Trump di final langsung memicu kontroversi. Salah satunya adalah insiden saat ia tertangkap kamera menepuk dan memegang trofi emas Piala Dunia sebelum diserahkan kepada pemenang. Meskipun FIFA tidak memiliki larangan tertulis, aksi ini menuai kritik karena dianggap melanggar tradisi tak tertulis bahwa trofi hanya boleh disentuh oleh pemain juara.

Trump juga melontarkan candaan kepada Infantino agar Amerika Serikat kembali menjadi tuan rumah Piala Dunia, baik sendiri tanpa Kanada dan Meksiko, atau bersama China dengan alasan efisiensi jarak. Celetukan itu menambah daftar sorotan yang mengiringi keterlibatan Trump dalam turnamen ini.

Sepanjang pertandingan, setiap kali wajah Trump muncul di layar jumbotron, sebagian penonton menyambutnya dengan sorakan. Bahkan, suporter sempat meluncurkan kampanye pembagian "kartu merah" massal sebagai bentuk protes terhadap Trump dan Infantino. Suasana semakin panas saat Trump turun ke lapangan bersama Infantino untuk menyerahkan medali kepada para pemain dan trofi kepada Spanyol.

Trump tiba di stadion dengan iring-iringan kepresidenan setelah helikopter Marine One melintas di atas arena. Ia menyaksikan laga dari area VIP bersama Ibu Negara Melania Trump, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, dan Raja Spanyol Felipe VI. Di tengah pesta kemenangan Spanyol, Trump sempat berada di sekitar tim juara saat para pemain merayakan trofi di podium, menjadikan seremoni penutupan final sebagai panggung politik sekaligus olahraga.

Insiden booing ini menambah catatan kontroversial hubungan Trump dengan FIFA. Sepanjang Piala Dunia 2026, Trump beberapa kali melobi Infantino, termasuk terkait kasus kartu merah striker AS Folarin Balogun. Tahun lalu, ia juga menjadi pusat perhatian saat tampil di final Piala Dunia Antarklub di stadion yang sama dan menerima reaksi serupa dari penonton.

Final ini merupakan penampilan pertama Trump secara langsung di Piala Dunia 2026 dan menjadikannya presiden aktif AS pertama yang hadir di final Piala Dunia di tanah AS. Namun, di hadapan puluhan ribu penonton yang baru menyaksikan Spanyol juara, sorotan utama justru datang dari reaksi stadion saat ia ikut serta dalam seremoni trofi.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags