Tiga Anggota KKB Tewas dalam Operasi Damai Cartenz di Yahukimo

- Minggu, 19 Juli 2026 | 15:12 WIB
Tiga Anggota KKB Tewas dalam Operasi Damai Cartenz di Yahukimo

Tiga anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue tewas dalam operasi penegakan hukum yang dilakukan tim gabungan di kawasan KM 4 Logpon, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Jumat (17/7). Operasi tersebut melibatkan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026, Polres Yahukimo, dan Brimob Polda Papua.

Ketiga anggota KKB yang tewas telah diidentifikasi sebagai Roni Rubis, Kumis Passae, dan Orgenes Bayage. Mereka merupakan bagian dari kelompok yang dipimpin oleh DPO Ronal Heluka.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan operasi dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan terkait keberadaan kelompok tersebut di kawasan Logpon. "Berdasarkan hasil pendalaman, kelompok tersebut diduga menggunakan sebuah rumah persinggahan di kawasan Logpon, KM 4, Distrik Dekai, sebagai lokasi aktivitas. Setelah seluruh informasi diverifikasi dan dianalisis, tim gabungan melaksanakan operasi untuk mencegah terjadinya aksi kekerasan bersenjata yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat," ujar Yusuf dalam keterangannya, Minggu (19/7).

Saat operasi berlangsung, tim gabungan mendapat perlawanan dari kelompok bersenjata sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur. Dari lokasi kejadian, polisi menyita tiga pucuk senjata api, 43 butir amunisi kaliber 5,56 mm, satu peredam senjata, satu HT Icom, tujuh telepon genggam, dua kapak, dua pisau panjang, serta sejumlah barang bukti lainnya.

"Seluruh barang bukti tersebut akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan untuk mengungkap jaringan kelompok bersenjata ini secara menyeluruh," ungkap Yusuf.

Polisi juga mengamankan empat orang berinisial OH, SM, MM, dan LM untuk dimintai keterangan. Penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan mereka dengan kelompok tersebut.

Yusuf menyebut operasi ini merupakan bagian dari pengembangan penyelidikan terhadap kelompok KKB yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan di Papua sejak 2022, termasuk penembakan, pembunuhan, hingga pembakaran fasilitas. Ia menegaskan penindakan yang dilakukan menyasar pelaku tindak pidana bersenjata, bukan masyarakat sipil.

"Kami menegaskan bahwa penegakan hukum ini ditujukan kepada pelaku tindak pidana bersenjata yang mengancam keselamatan masyarakat dan petugas, bukan kepada masyarakat sipil. Seluruh tindakan dilaksanakan secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas Yusuf.

Jenazah ketiga anggota KKB telah dievakuasi ke RSUD Dekai. Sementara seluruh barang bukti diamankan di Satreskrim Polres Yahukimo untuk kepentingan penyidikan. Polisi juga masih melakukan pemeriksaan balistik terhadap senjata api yang disita serta mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan kelompok tersebut.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags