Pencarian terhadap puluhan penumpang Kapal Motor (KM) Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, memasuki hari kelima pada Minggu (19/7). Kapal nahas itu berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7) sekitar pukul 05.00 WITA, namun mengalami gangguan mesin di tengah perjalanan hingga akhirnya tenggelam. Kapal tersebut membawa puluhan orang penumpang.
Basarnas Makassar memperbarui jumlah korban kecelakaan ini dari sebelumnya 74 orang menjadi 78 orang. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif, mengatakan penambahan jumlah korban setelah dilakukan verifikasi lanjutan bersama instansi terkait hingga keluarga korban. "Data korban terus kami perbarui. Dari verifikasi di lapangan, mendapati ada tiga orang korban yang dilaporkan hilang. Sehingga jumlah korban jadi 78," kata Arif dalam keterangannya, Jumat (17/7).
Dalam pencarian hari ketiga, tim SAR membagi area operasi ke dalam dua sektor. Tim didukung langsung oleh KN SAR Kamajaya 104 di sektor II, unsur udara Boeing B737-200 dari Lanud Sultan Hasanuddin, serta KRI Marlin 877 yang melakukan penyisiran di sektor I.
Nakhoda dan ABK Diperiksa
Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan mengatakan pihaknya sedang mendalami penyebab tenggelamnya KM Nurul Salsa. Sejumlah saksi diperiksa, mulai dari nakhoda, ABK hingga saksi lainnya. "Pemeriksaan dilakukan terhadap MR (36 tahun) selaku nakhoda dan para ABK nya. Ini sebagai bagian dari proses penyelidikan," kata Didid saat dikonfirmasi, Sabtu (18/7). Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap penyebab kecelakaan secara objektif dan memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa ini.
Tim DVI Buka Pos Ante-Mortem
Tim DVI Biddokes Polda Sulsel mendirikan pos Ante-Mortem di area terminal Pelabuhan Benteng, Kabupaten Selayar. Pos pengumpulan data diri korban ini bertujuan mengidentifikasi korban KM Nurul Salsa. Operasi DVI dilaksanakan selama sepekan mulai Sabtu (18/7). Selain pos DVI di area pelabuhan, polisi juga membangun pos di RSUD KH Hayyung Selayar.
Ketua Tim DVI Biddokes Polda Sulsel, Kompol Abdul Rahman, mengatakan pembentukan Pos Ante Mortem merupakan prosedur standar dalam penanganan kecelakaan massal untuk menyiapkan data pembanding apabila proses identifikasi korban diperlukan. "Untuk mempermudah identifikasi para korban kapal KM Nurul Salsa yang ditemukan nantinya," kata Abdul Rahman dalam keterangannya, Jumat (18/7). Tim DVI tengah mengumpulkan data Ante Mortem dari keluarga korban sebagai langkah antisipasi, meliputi identitas, ciri-ciri fisik, pakaian terakhir yang dikenakan, rekam medis, data gigi, sidik jari, hingga informasi lain yang dapat membantu proses identifikasi.
Lima Korban Ditemukan Selamat
Kabar baik datang pada Sabtu (18/7) malam, saat lima orang korban KM Nurul Salsa ditemukan dalam kondisi selamat setelah mengapung di laut selama empat hari. Mereka adalah Sitti Amang (55 tahun), Andi Samad (62 tahun), Asseng (23 tahun), Diska (7 tahun), dan Sri Ardita (17 tahun). Muhammad Arif membenarkan penemuan tersebut. "Iya benar, terdapat lima orang penumpang KM Nurul Salsa ditemukan selamat," kata Arif saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (18/7) malam.
Kelima korban ditemukan oleh kapal nelayan, KMN Sinar Matoanging 04, di area sekitar Pulau Matallang, Kabupaten Kepulauan Selayar. Saat ditemukan, para korban mengapung di laut dan bertahan hidup dengan berpegangan pada rompong (rumah ikan) milik nelayan sekitar. Mereka kemudian dievakuasi naik ke kapal asal Kabupaten Bulukumba tersebut. "Jadi, para korban terapung di laut kurang lebih selama empat hari. Karena tadi baru ditemukan sama nelayan yang lewat," bebernya.
Penemuan kelima korban dengan selamat ini menjadi semangat baru bagi tim SAR gabungan yang melakukan pencarian. Arif berharap masih ada korban lainnya yang dapat ditemukan dengan selamat. "Penemuan ini menjadi penyemangat bagi seluruh unsur SAR gabungan yang masih terus melaksanakan pencarian terhadap korban lainnya. Kami berharap masih ada korban lain yang dapat ditemukan dalam kondisi selamat," harapnya.
Artikel Terkait
Tim SAR Tambah Armada, 20 Penumpang KM Nurul Salsa Masih Dicari
Lima Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat Setelah Empat Hari Mengapung di Laut
Lima Korban Tenggelamnya KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat, Bertahan dengan Berpegangan pada Rumah Ikan
Basarnas Kerahkan Dua Kapal SAR dari Kendari dan Maumere Percepat Pencarian Korban KM Nurul Salsa