Sabu Diselundupkan ke Lapas Banyuwangi Lewat Alat Vital Pengunjung Wanita

- Jumat, 17 Juli 2026 | 10:18 WIB
Sabu Diselundupkan ke Lapas Banyuwangi Lewat Alat Vital Pengunjung Wanita

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke Lapas Kelas IIA Banyuwangi berhasil digagalkan petugas. Seorang pengunjung wanita berinisial KS (26), warga Buleleng, Bali, nekat menyembunyikan lima paket sabu di dalam kemaluannya saat hendak membesuk seorang narapidana, Kamis (16/7).

Kalapas Banyuwangi, Solichin, mengungkapkan bahwa KS datang untuk membesuk warga binaan berinisial SL, yang merupakan narapidana kasus penyalahgunaan narkotika. Sesuai prosedur, setiap pengunjung harus menjalani pemeriksaan badan sebelum masuk. Saat itulah petugas mencurigai gerak-gerik KS.

"Saat dilakukan penggeledahan badan, petugas menemukan lima paket yang diduga berisi sabu. Paket tersebut dikemas menggunakan tisu dan lakban, kemudian dibungkus kondom serta disembunyikan di dalam alat vital," kata Solichin kepada wartawan, Jumat (17/7).

Hasil interogasi awal mengungkap bahwa barang haram itu rencananya akan diberikan kepada SL, yang merupakan kekasih KS. Namun, SL mengaku bahwa sabu tersebut merupakan pesanan warga binaan lain berinisial IRM. Untuk menjalankan aksinya, KS dijanjikan upah sebesar Rp500 ribu.

Pihak lapas bergerak cepat dengan mengamankan ketiganya ke sel isolasi untuk mencegah hilangnya barang bukti. "Pembesuk perempuan serta dua warga binaan tersebut saat ini sudah kami amankan di sel isolasi untuk selanjutnya diserahkan ke Satnarkoba Polresta Banyuwangi," imbuh Solichin.

Pengungkapan ini menambah daftar keberhasilan Lapas Banyuwangi dalam menggagalkan penyelundupan narkoba. Sebelumnya, petugas juga berhasil menggagalkan penyelundupan sabu dengan modus pelemparan dari luar tembok. "Ini merupakan bukti keseriusan kami sebagai petugas Lapas Banyuwangi dalam memberantas peredaran HP dan narkoba. Siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran akan kami tindak tegas," tegas Solichin.

Kasus Dilimpahkan ke Polisi

Kini, kasus tersebut telah dilimpahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Kasat Narkoba Polresta Banyuwangi, Kompol Angga Perdana Brahmada, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap peran masing-masing pihak yang diamankan. "Kasus ini sudah diserahkan kepada kami. Selanjutnya, kami akan memetakan peran tiga orang yang diamankan. Kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut," ujar Angga.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags