Kuwait dan Bahrain menjadi sasaran serangan drone asal Iran pada Kamis (16/7). Angkatan Bersenjata Kuwait mengonfirmasi telah mencegat beberapa drone yang melintasi wilayah udaranya. "Kami mencegat beberapa serangan drone dari Iran," ujar pernyataan resmi militer Kuwait.
Serangan ini berlangsung sehari setelah Amerika Serikat melancarkan serangan ke sejumlah titik di Iran. Bahrain, yang menjadi markas Armada ke-5 Angkatan Laut AS di Timur Tengah, juga melaporkan insiden serupa. Otoritas Bahrain membunyikan sirine peringatan dan meminta warga tetap tenang. "Harap tenang, dan bergerak menuju tempat aman yang paling dekat," imbau pemerintah Bahrain.
Artikel Terkait
AS Klaim Selesaikan Gelombang Serangan Terbaru ke Iran, Targetkan Pusat Komando hingga Fasilitas Pesisir
AS Gempur Iran di Luar Pesisir Selat Hormuz, Serangan Meluas ke Wilayah Dalam
AS Perketat Blokade Selat Hormuz, Tembak Rudal ke Kapal yang Menerobos
Harga Minyak Menguat Tipis di Tengah Eskalasi Konflik AS-Iran