Wakil Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, akhirnya angkat bicara terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Etik Suryani. Namun, ia masih enggan berspekulasi dan memilih menunggu keterangan resmi dari lembaga antirasuah tersebut.
“Kami belum bisa ngomong banyak. Kita menunggu apa sebenarnya yang menjadi poin perkara persoalan apa. Kita menunggu. Kami belum bisa ngomong banyak,” ujar Eko saat ditemui wartawan usai menyekar di TMP Kusuma Bhakti dalam rangka HUT Pemkab Sukoharjo, Jumat (10/7).
Politikus Partai Gerindra ini meminta doa agar semua pihak yang dimintai keterangan diberikan petunjuk, bimbingan, dan kekuatan dalam menghadapi persoalan tersebut. “Mohon doanya. Kita semuanya yang sedang minta keterangan berikan kemudahan, kekuatan, petunjuk, bimbingan, sehingga bisa hadapi dengan sebaik-baiknya,” kata Eko.
Ia berharap aktivitas Pemerintah Kabupaten Sukoharjo tetap berjalan seperti biasa. “Kami harapkan bisa berjalan seperti biasa (pelayanan Pemkab), tetapi sekali lagi kita tunggu keterangan resmi KPK,” ujar Eko yang terakhir bertemu Etik pada Kamis (9/7), sehari sebelum Etik terkena OTT.
Etik Suryani dari PDIP dan Eko Sapto dari Gerindra memenangkan Pilkada 2024 dengan perolehan suara lebih dari 60 persen melawan kotak kosong.
Artikel Terkait
Pesepeda Ontel Tewas Tertabrak KA Batara Kresna di Sukoharjo, Terpental 40 Meter
Ratusan Prestasi Siswa Sekolah Rakyat dalam Setahun, dari Daerah hingga Internasional
Setahun Beroperasi, Siswa Sekolah Rakyat Raih Ratusan Prestasi
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Ini Perjalanan Kariernya