Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Nusa Tenggara Barat pada Jumat (10/7) untuk meresmikan Bendungan Meninting dan empat bendungan lain di berbagai daerah. Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 10.45 WIB.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, dalam kunjungan kerja ini Prabowo akan meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat secara langsung. Empat bendungan lainnya diresmikan secara bersamaan, yaitu Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Bali.
"Peresmian lima bendungan ini adalah wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur sumber daya air yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, penyediaan air baku, pengendalian banjir, serta pengembangan energi bersih," ujar Teddy.
Ia menambahkan, keberadaan bendungan-bendungan itu diharapkan memberi manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan menjamin ketersediaan air. "Sekaligus memperkuat fondasi pembangunan yang berkelanjutan," lanjutnya.
Mendampingi Presiden dalam penerbangan ke NTB adalah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Artikel Terkait
Prabowo Resmikan Lima Bendungan Senilai Rp9,79 Triliun, Mulai dari Aceh hingga NTB
Prabowo Akan Resmikan Lima Bendungan Sekaligus di NTB, Aceh, Jateng, dan Bali
Prabowo Resmikan Lima Bendungan, Mulai dari Lombok hingga Aceh
Prabowo Resmikan Lima Bendungan Strategis untuk Ketahanan Pangan dan Energi