Jakarta kembali menduduki peringkat pertama sebagai kota besar dengan kualitas udara terburuk di dunia pada Senin (6/7/2026). Berdasarkan data IQAir, Indeks Kualitas Udara (AQI) di ibu kota mencapai angka 155 pada rentang pukul 16.00 hingga 17.00.
Angka tersebut menempatkan Jakarta di atas Kinshasa, Kongo, yang mencatat AQI 132 pada periode yang sama. Kabut polusi tampak menyelimuti berbagai kawasan Jakarta, mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan bagi warga.
IQAir, platform pemantau kualitas udara global, mencatat bahwa level AQI 155 masuk dalam kategori tidak sehat. Pada tingkat ini, kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit paru disarankan membatasi aktivitas di luar ruangan.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi Tiga Hari ke Depan
Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, Capai Level Tidak Sehat