Mantan diplomat senior Dino Patti Djalal mengkritik keras ketidakhadiran delegasi resmi Indonesia dalam pemakaman Ayatollah Ali Khamenei yang tewas dalam serangan militer ilegal. Melalui akun Instagramnya, ia menyayangkan sikap Pemerintah Indonesia yang dinilai tidak memenuhi undangan Iran, sementara negara-negara lain seperti Arab Saudi, Turki, Pakistan, dan Malaysia justru mengirim perwakilan tingkat menteri hingga presiden.
Menurut Dino, undangan Iran telah disampaikan secara gigih namun tidak mendapat tanggapan dari Jakarta. Akhirnya, hanya Duta Besar RI di Teheran yang hadir, yang oleh Iran dianggap sebagai bentuk penyepelean. "Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia satu-satunya yang absen mengirim delegasi," tulisnya dalam unggahan yang ramai diperbincangkan.
Pertanyaan soal Politik Luar Negeri
Dino mempertanyakan apakah absennya Indonesia menandakan politik luar negeri "bebas aktif" mulai luntur karena takut atau sungkan terhadap Amerika Serikat. Ia juga menyoroti kemungkinan manajemen sistem politik luar negeri yang bermasalah, di mana undangan macet di meja birokrasi dan tidak ada yang berani mengambil keputusan. "Paling tidak Indonesia bisa mengirim Wamenlu urusan dunia Islam Anis Matta, tapi beliau justru sibuk keliling Asia Tengah untuk kunjungan rutin," ujarnya.
Dino menegaskan bahwa Iran adalah sahabat lama Indonesia yang tidak pernah terlibat konflik. Kehadiran delegasi resmi seharusnya menjadi momen pembuktian diplomasi bebas aktif dan sinyal tegas bahwa Jakarta mengutuk aksi pembunuhan ilegal terhadap Ayatollah Khamenei. "Jangan sampai kita selalu lantang bicara bebas aktif, tapi begitu diminta menentukan sikap dalam situasi sensitif, kita bersembunyi," pungkasnya.
Artikel Terkait
Tiga Putra Khamenei Hadiri Pemakaman, Pemimpin Tertinggi Baru Tak Tampak
Ribuan Pelayat Padati Pemakaman Ayatollah Khamenei di Teheran
Indonesia Kirim Dubes di Teheran untuk Hadiri Penghormatan Terakhir Ayatollah Ali Khamenei
Prosesi Pemakaman Ayatollah Khamenei Berlangsung Enam Hari, Warga Tetap Berdatangan Meski Suhu 40 Derajat