Seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun dilaporkan hilang setelah terseret ombak di Pantai Goa Cemara, Kabupaten Bantul, pada Minggu (5/7) siang. Korban yang diketahui berinisial MBR itu datang bersama keluarganya dari Kapanewon Banguntapan, Bantul, sekitar pukul 12.00 WIB.
Menurut Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis, peristiwa bermula saat korban bersama ayah dan adiknya mencari kepiting di sekitar pantai. Setelah selesai, korban bermaksud mencuci kaki dan tangan di bibir pantai. Namun, secara tiba-tiba ombak datang dari arah samping dan menyeret korban beserta adiknya. Ayah korban segera melakukan penyelamatan, tetapi hanya adik korban yang berhasil diselamatkan. Sementara itu, korban terseret arus dan hilang.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada Pokdarwis dan SAR Linmas Wilayah IV. Tim SAR Gabungan segera dikerahkan untuk melakukan pencarian. Pada hari pertama, SRU (Search and Rescue Unit) 1 menyisir ke arah timur sejauh kurang lebih 500 meter dari lokasi kejadian, sedangkan SRU 2 menyisir ke arah barat sejauh 500 meter. Pencarian dilakukan secara maksimal bersama seluruh unsur SAR Gabungan.
Hingga pukul 17.00 WIB, korban belum ditemukan. Operasi pencarian akan dilanjutkan pada Senin (6/7) pukul 07.00 WIB. Selain itu, Tim SAR Gabungan juga melakukan pemantauan malam di sekitar lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan pihaknya turut bergabung dalam tim pencarian. “Tim gabungan dari Polres Bantul, Polsek Sanden, SAR, Pokdarwis, dan warga sekitar terus melakukan pencarian secara intensif di sepanjang garis pantai dan perairan sekitar,” ujarnya.
Rio mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama di sepanjang pantai selatan DIY yang memiliki karakter ombak kuat dan arus berbahaya. “Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya. Senada dengan itu, Rita mengingatkan agar pengunjung tidak bermain air terlalu jauh ke tengah, terutama saat air sedang pasang. “Orang tua wajib mengawasi anak-anak mereka agar terhindar dari bahaya arus. Kami berharap proses pencarian dapat segera menemukan korban dalam keadaan selamat,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Dua Pemuda di Bantul Tertangkap Warga Saat Curi Besi Proyek Koperasi Desa Merah Putih