Lewis Hamilton dipastikan tetap finis di posisi ketiga pada balapan Formula 1 Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (5/7/2026), setelah pengawas balapan FIA hanya memberikan teguran resmi atas dugaan pelanggaran bendera kuning. Keputusan itu mengakhiri kekhawatiran pembalap Ferrari tersebut yang sempat yakin akan kehilangan podium akibat insiden di lap 38.
Hamilton sebelumnya sudah terkena penalti lima detik karena false start saat mobilnya bergerak sebelum lampu padam. Namun, ancaman hukuman kedua muncul setelah ia melewati area bendera kuning tanpa menyadarinya. "I went through a yellow flag and I didn't see it. So it's another [penalty] - jump start, yellow flag. When it rains, it pours," ujar Hamilton, menggambarkan kekesalannya.
Setelah menjalani pemeriksaan, Hamilton mengaku pasrah. "I've just been to see them [the stewards]. I don't have an answer yet. But most likely I'll probably get something. I'll probably get a penalty, I'm sure," katanya. Namun, FIA menilai indikasi bendera kuning di kemudi Hamilton hanya muncul dalam waktu sangat singkat "very limited", demikian tertulis dalam dokumen resmi. Pengawas juga memaklumi bahwa perhatiannya terpecah karena mengawasi kaca spion untuk mengantisipasi serangan Max Verstappen yang baru saja disalip.
Meski tetap di podium ketiga, Hamilton kehilangan posisi kedua akibat strategi pit stop Ferrari saat Safety Car keluar. Ia mengakui keputusan itu tidak ideal, tetapi menambahkan, "did what we thought was right." Balapan tersebut dimenangkan oleh Charles Leclerc, sementara George Russell finis kedua.
Selain Hamilton, beberapa pembalap lain seperti Pierre Gasly, Sergio Perez, dan Lance Stroll juga menerima sanksi atas pelanggaran selama akhir pekan balapan di Silverstone.
Artikel Terkait
Charles Leclerc Akhiri Puasa Kemenangan di GP Inggris, Hamilton Kena Tegur
Leclerc Menang di Silverstone, Verstappen Kecelakaan di Lap Akhir
Charles Leclerc Akhiri Puasa Kemenangan di GP Inggris yang Diwarnai Insiden Verstappen
Lewis Hamilton Tersentuh Neymar Jr Tiru Unggahannya