Lansia Pikun Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Palmerah

- Senin, 06 Juli 2026 | 00:12 WIB
Lansia Pikun Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Palmerah

Seorang pria lanjut usia ditemukan tewas di dalam rumahnya yang terbakar di Jalan Palmerah Utara III, Jakarta Barat, Minggu (5/7) malam. Suratman (81) diduga terjebak saat api melahap kediamannya, dan jasadnya baru ditemukan beberapa jam setelah api padam.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.31 WIB dan baru berhasil dipadamkan pada pukul 20.18 WIB. Suratman saat itu diketahui berada sendirian di dalam rumah dengan pintu terkunci dari dalam. Jasadnya ditemukan di dekat kamar mandi sekitar pukul 22.30 WIB, tertimbun reruntuhan bangunan.

Proses pencarian melibatkan tim Inafis Polri, TNI, PPSU, Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, dan warga sekitar. Petugas pemadam kebakaran dari Pinangsia, Muhammad Barkah, membenarkan bahwa jenazah yang ditemukan adalah Suratman. “Ya dipastikan, ya, alhamdulillah,” ucapnya usai evakuasi.

Keluarga korban tak kuasa menahan tangis saat melihat kondisi Suratman. Anak perempuannya bahkan pingsan dan harus dievakuasi warga dari lokasi. Jenazah Suratman kemudian dibawa ke ambulans menggunakan kantong jenazah.

Sempat Dikira Pergi

Barkah menjelaskan, awalnya warga mengira Suratman tidak berada di rumah saat kebakaran terjadi. Informasi simpang siur membuat petugas sempat kesulitan menentukan lokasi pasti korban. “Jadi sebenarnya tidak ada kesulitan bagi kami terkait proses pemadaman maupun penyelamatan. Namun, terkendala dari informasi dari beberapa warga, bahkan banyak warga yang mengatakan bahwa korban ini keluar rumah,” jelasnya.

Petugas sempat mencari di kamar karena ada informasi korban berada di sana, namun nihil. “Sampai akhirnya kita mendapatkan informasi bahwasanya korban ini keluar ke Parung,” tambah Barkah.

Camat Sebut Suratman Sudah Pikun

Camat Palmerah, Febri, mengungkapkan bahwa Suratman merupakan lansia yang sudah pikun. “Informasinya mungkin seperti itu, ya,” ucapnya di lokasi.

Pihaknya masih mendalami dugaan penyebab kebakaran, termasuk informasi yang beredar bahwa Suratman lupa mematikan api kompor saat memasak air. Febri menyerahkan penyelidikan lebih lanjut kepada polisi dan pemadam kebakaran. “Iya, semua kemungkinan bisa saja terjadi ya, gitu. Tentunya teman-teman paham saat ini masih dalam proses asesmen oleh teman-teman dari yang berwenang,” tuturnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags