Polda Jawa Barat mengungkap fakta baru dalam kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan Taufik Hidayat (30) terhadap YTR (29). Tersangka ternyata sempat check-in di sebuah hotel di Kabupaten Bandung bersama seorang perempuan saat korban masih dalam penguasaannya.
Video rekaman CCTV yang memperlihatkan Taufik check-in sempat viral di media sosial. Dalam rekaman, Taufik tampak mengendarai sepeda motor memasuki area hotel ditemani seorang perempuan berbaju merah.
"Dengan beredarnya di media sosial terkait dengan TH sebelum dilakukan penangkapan, bahwa yang bersangkutan berada di salah satu penginapan di Jawa Barat ini dengan salah seorang wanita, kami telah lakukan proses penyidikan kepada yang bersangkutan. Dan TH mengatakan, mengakui," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan usai Upacara Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 di Mapolda Jabar, Rabu (1/7).
Menurut Hendra, Taufik mengaku mengenal perempuan tersebut melalui aplikasi di ponselnya. "Mengakui, dan memang itu dilakukan bersangkutan setelah dia mengunduh beberapa aplikasi yang kontak langsung dengan wanita tersebut, kemudian melakukan check-in, dan kemudian melakukan hubungan suami istri di situ," ujarnya.
Namun, hubungan itu tidak berlangsung lama karena perempuan tersebut memilih pulang lebih awal. "Tetapi kemudian hubungannya menjadi renggang karena keinginan si wanita ini pulang cepat. Yang bersangkutan mengakui, tetapi tanggal dan waktunya dia lupa. Tetapi yang ada di CCTV itu adalah yang bersangkutan, yaitu TH sendiri," katanya.
Hendra menjelaskan, peristiwa itu diduga terjadi saat korban YTR masih dalam penguasaan Taufik. "Kalau untuk locus waktunya, si korban ini masih penguasaan dia. Masih dalam penguasaan dia dan tentu saja ini selingan yang dia lakukan selama dia melakukan penyekapan dan penganiayaan berat kepada si korbannya," ucapnya.
Sementara itu, terkait dugaan Taufik membawa telepon seluler milik perempuan tersebut serta tidak membayar biaya hotel, Hendra mengatakan penyidik masih mendalami. "Untuk yang terkait ini masih kita dalami karena belum kita tanyakan kepada yang bersangkutan," pungkasnya.
Artikel Terkait
Residivis KDRT di Palopo Sekap dan Lukai Mantan Istri dengan Senjata Tajam
Lansia Jadi Korban Penyekapan di Apartemen Serpong, Mobil dan Dokumen Raib
Pakar Dorong Polri Tindak Tegas Penyebar Konten Manipulatif dan Provokatif
Polisi Jabar Tangkap Dua Tersangka Unggahan Hasutan soal Prabowo dan Nuklir Iran