Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas, Jarak Luncur Capai 2 Kilometer

- Rabu, 01 Juli 2026 | 14:30 WIB
Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas, Jarak Luncur Capai 2 Kilometer

Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Pada Rabu siang, gunung yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta ini mengeluarkan awan panas guguran dengan jarak luncur mencapai dua kilometer.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan, peristiwa itu terjadi pada pukul 13.05 WIB. "Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi Rabu, 01/07/2026, pukul 13:05 WIB," tulis keterangan resmi BPPTKG.

Awan panas guguran tercatat memiliki amplitudo maksimal 52,12 mm dengan durasi 171,16 detik. Material bergerak ke arah barat, menuju hulu Kali Sat atau Putih. "Estimasi jarak luncur 2.000 meter," terang BPPTKG.

Hingga saat ini, status Gunung Merapi masih bertahan di level III atau siaga. Potensi bahaya dari status ini berupa guguran lava dan awan panas yang mengarah ke sektor selatan-barat daya, meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Di sektor tenggara, potensi bahaya mencakup Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol sejauh 5 km. Jika terjadi letusan eksplosif, lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags