Makassar, Rabu (29/4/2026) Langit di atas kota ini diperkirakan bakal tampak murung sejak pagi. Bukan hujan deras, sih, tapi awan tebal sudah siap menyelimuti sebagian besar wilayah. Buat yang punya rencana keluar rumah di awal hari, kondisinya masih cukup bersahabat. Meski begitu, jangan terkecoh dengan langit yang kelabu itu.
Memasuki jam makan siang hingga menjelang sore, ceritanya mulai berbeda. Ada potensi hujan yang mengintai. Intensitasnya bervariasi, dari yang sekadar gerimis sampai yang agak lumayan deras. Tapi ya, tidak semua tempat kena. Sifatnya lokal, sporadis. Jadi kalau di satu titik gerimis, belum tentu di titik lain juga basah.
Nah, begitu malam tiba, awan-awan itu sepertinya masih betah. Cuaca tetap berawan, dan peluang untuk hujan ringan masih ada. Soalnya, udara di atas Makassar masih cukup lembap. Tapi tenang, memasuki dini hari, situasi diprediksi lebih tenang. Hujan besar kemungkinan tidak akan turun, langit kembali teduh meski tetap tertutup awan.
Buat yang penasaran dengan angka-angka, begini kira-kira rinciannya:
Suhu udara hari ini bergerak dari 19 derajat Celsius di pagi buta, hingga bisa mencapai 33 derajat saat siang. Kelembapannya cukup tinggi, antara 67 sampai 100 persen makanya terasa gerah. Angin bertiup dari arah utara ke timur laut, dengan kecepatan sekitar 9 hingga 28 kilometer per jam.
Satu hal yang perlu diingat. Meski hujannya ringan, bukan berarti tidak ada bahaya. Peringatan dini sudah dikeluarkan: waspadai potensi hujan yang tiba-tiba bisa disertai kilat atau petir. Belum lagi angin kencang yang bisa datang sewaktu-waktu, terutama pada rentang siang hingga malam.
Buat para pengendara, ini pesan penting. Jalanan yang licin saat hujan turun bukanlah hal sepele. Jadi, kurangi kecepatan, jaga jarak aman, dan pastikan lampu kendaraan berfungsi baik. Lebih baik tiba sedikit terlambat daripada tidak sampai sama sekali, kan?
Artikel Terkait
Sabar/Reza Kalahkan Wakil Taiwan, Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australia Open 2026, Jadi Wakil Indonesia Pertama
Nenek dan Remaja Perempuan Ditemukan Tewas di Rumah di Banyumas, Satu Korban di Dalam Sumur
Kejagung Tetapkan Komisaris PT YAT Tersangka Baru Korupsi Pengadaan Motor Listrik Rp1,1 Triliun di Badan Gizi Nasional