Latar belakangnya adalah serangan militer yang dilancarkan Israel dan AS terhadap Iran, juga terjadi di hari Sabtu itu. Operasi ini disebut-sebut sebagai yang kedua di era Presiden Donald Trump, setelah serangan pertama di pertengahan 2025 lalu.
Alasannya klasik: perlindungan. Trump bilang, operasi besar-besaran ini demi melindungi warga Amerika dari ancaman yang mereka klaim berasal dari program nuklir Iran. Namun begitu, Kemlu RI punya kekhawatiran sendiri. Ketegangan seperti ini, jika dibiarkan, bisa merusak stabilitas kawasan. Bahkan bisa mengganggu perdamaian global. Makanya, jalur diplomasi harus terus dipupuk.
Jalur Perundingan yang Terancam Macet
Ironisnya, sebelum serangan terjadi, sebenarnya sudah ada secercah harapan. AS dan Iran diketahui telah menggelar tiga putaran perundingan tidak langsung. Oman yang jadi mediator. Dua putaran awal digelar di Muscat dan Jenewa, membahas isu teknis seperti pembatasan pengayaan uranium Iran dan imbalan pencabutan sanksi.
Putaran ketiga bahkan baru saja digelar di Jenewa, Kamis lalu. Tepat di tengah situasi yang sudah mulai panas. Nah, serangan terbaru inilah yang dikhawatirkan banyak pihak bakal menggagalkan proses diplomasi yang sudah susah payah dibangun.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak lupa pada warganya. Imbauan khusus disampaikan untuk Warga Negara Indonesia yang berada di wilayah rawan. Mereka diminta tetap tenang, tapi juga waspada. Ikuti arahan dari otoritas lokal, dan yang paling penting, jaga komunikasi dengan Kedutaan atau Konsulat terdekat.
Di tengah situasi yang makin panas, tawaran mediasi dari Jakarta ini seperti oase. Upaya kecil untuk menjaga agar pintu dialog tidak terkunci mati. Karena ketika senjata mulai berbicara, hanya diplomasilah yang bisa mencegah sebuah krisis regional berubah menjadi badai panjang dengan dampak yang sulit dibayangkan.
Artikel Terkait
Kevin Diks Cetak Gol Penalti Injury Time, Bawa Gladbach Kalahkan Union Berlin
Iran Lancarkan Serangan Rudal Balistik ke Aset Militer AS dan Israel di Timur Tengah
Indonesia Tawarkan Mediasi, Serukan Deeskalasi Usai Serangan AS-Israel ke Iran
AS dan Israel Lancarkan Serangan Langsung ke Iran, Timur Tengah di Ambang Konflik Terbuka