MURIANETWORK.COM - Umat Islam di Yogyakarta dan sekitarnya dapat merujuk pada jadwal imsakiyah yang disusun Muhammadiyah untuk menjalani ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Jadwal ini memberikan patokan waktu imsak dan subuh, termasuk untuk Kamis, 19 Februari 2026, yang jatuh pada hari kedua Ramadhan. Pemahaman terhadap waktu sahur yang tepat, beserta keutamaan dan tata caranya, menjadi bagian penting dalam menyambut bulan suci ini.
Keutamaan Sahur dalam Ibadah Puasa
Makan sahur bukan sekadar pengisi perut sebelum menahan lapar dan dahaga. Dalam tradisi Islam, sahur memiliki makna spiritual yang mendalam. Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk bersahur, sekalipun hanya dengan sesuap makanan atau seteguk air. Anjuran ini menegaskan bahwa dalam sahur terdapat keberkahan yang melimpah.
Hal ini sebagaimana disabdakan dalam sebuah hadits. Rasulullah SAW bersabda:
"Bersahurlah kalian karena dalam sahur ada keberkahan."
Momen sahur juga merupakan waktu yang dimuliakan, di mana orang-orang yang bertakwa bangun untuk bermunajat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Oleh karena itu, meninggalkan sahur tanpa alasan yang dibenarkan secara syar'i berarti melewatkan kesempatan untuk meraih keberkahan yang dijanjikan tersebut.
Patokan Waktu Imsak dan Subuh Menurut Muhammadiyah
Jadwal imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M ini disusun berdasarkan perhitungan yang cermat. Dr. Oman Fathurohman, selaku Ketua Bidang Hisab dan Iptek Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, menjelaskan bahwa awal waktu Subuh dan Imsak mengacu pada kriteria hasil Munas Tarjih ke-31.
Beliau mengungkapkan, "Awal waktu subuh ditentukan ketika ketinggian matahari berada dalam posisi minus delapan belas derajat."
Penetapan ini menunjukkan konsistensi dan kehati-hatian organisasi Islam tersebut dalam menyusun kalender ibadah, memberikan kepastian bagi warga muatannya.
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H untuk Yogyakarta
Berikut adalah jadwal lengkap waktu Imsak untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya sepanjang bulan Ramadhan 1447 Hijriah, yang dapat dijadikan panduan dalam menentukan batas akhir makan sahur.
1 Ramadhan (Rabu 18 Februari 2026): 04.23 WIB
2 Ramadhan (Kamis 19 Februari 2026): 04.23 WIB
3 Ramadhan (Jumat 20 Februari 2026): 04.23 WIB
4 Ramadhan (Sabtu 21 Februari 2026): 04.23 WIB
5 Ramadhan (Minggu 22 Februari 2026): 04.24 WIB
6 Ramadhan (Senin 23 Februari 2026): 04.24 WIB
7 Ramadhan (Selasa 24 Februari 2026): 04.24 WIB
8 Ramadhan (Rabu 25 Februari 2026): 04.24 WIB
9 Ramadhan (Kamis 26 Februari 2026): 04.24 WIB
10 Ramadhan (Jumat 27 Februari 2026): 04.24 WIB
11 Ramadhan (Sabtu 28 Februari 2026): 04.24 WIB
12 Ramadhan (Minggu 1 Maret 2026): 04.25 WIB
13 Ramadhan (Senin 2 Maret 2026): 04.25 WIB
14 Ramadhan (Selasa 3 Maret 2026): 04.25 WIB
15 Ramadhan (Rabu 4 Maret 2026): 04.25 WIB
16 Ramadhan (Kamis 5 Maret 2026): 04.25 WIB
17 Ramadhan (Jumat 6 Maret 2026): 04.25 WIB
18 Ramadhan (Sabtu 7 Maret 2026): 04.25 WIB
19 Ramadhan (Minggu 8 Maret 2026): 04.25 WIB
20 Ramadhan (Senin 9 Maret 2026): 04.25 WIB
21 Ramadhan (Selasa 10 Maret 2026): 04.25 WIB
22 Ramadhan (Rabu 11 Maret 2026): 04.25 WIB
23 Ramadhan (Kamis 12 Maret 2026): 04.25 WIB
24 Ramadhan (Jumat 13 Maret 2026): 04.25 WIB
25 Ramadhan (Sabtu 14 Maret 2026): 04.25 WIB
26 Ramadhan (Minggu 15 Maret 2026): 04.25 WIB
27 Ramadhan (Senin 16 Maret 2026): 04.25 WIB
28 Ramadhan (Selasa 17 Maret 2026): 04.25 WIB
29 Ramadhan (Rabu 18 Maret 2026): 04.25 WIB
30 Ramadhan (Kamis 19 Maret 2026): 04.25 WIB
Membaca Niat Puasa Ramadhan
Selain memperhatikan waktu, kesempurnaan ibadah puasa juga terletak pada niat. Dalam mazhab Syafi'i, yang banyak diikuti di Indonesia, niat merupakan salah satu rukun puasa. Meski tempatnya di dalam hati, melafazkan niat secara lisan dapat membantu menguatkan tekad. Berikut adalah lafaz niat puasa Ramadhan:
نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانِ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ
Nawaitu shouma ghodin 'an adaain fardhi syahri romadhoona haadzihissanati lillahi ta'aala
Artinya: "Saya niat mengerjakan ibadah puasa untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadhan pada tahun ini, karena Allah SWT."
Dengan memahami jadwal, keutamaan sahur, dan tata cara niat, diharapkan ibadah puasa Ramadhan dapat dijalankan dengan lebih khusyuk dan sempurna. Wallahu a'lam bish-shawab.
Artikel Terkait
BMKG Catat 4.879 Kali Gempa di Indonesia Sepanjang Januari 2026
Mantan Bos Google Peringatkan Krisis Listrik AS Akibat Ledakan AI
Pegadaian Catat Laba Bersih Rp8,34 Triliun di 2025, Naik 42,6%
Jadwal Imsakiyah dan Waktu Salat Hari Pertama Ramadan 1447 H di Surabaya