Monumen Cinta Habibie-Ainun Jadi Ikon dan Ruang Publik di Parepare

- Rabu, 11 Februari 2026 | 22:00 WIB
Monumen Cinta Habibie-Ainun Jadi Ikon dan Ruang Publik di Parepare

Secara visual, monumen ini langsung menyita perhatian. Patung perunggu Habibie dan Ainun berdiri dengan penuh kehangatan di atas podium yang dikelilingi kolam. Habibie digambarkan dengan khasnya, mengenakan jas dan kacamata, melambaikan tangan kepada publik. Sementara tangan kirinya dengan lembut merangkul bahu Ainun yang berkerudung, tampak anggun dengan seikat bunga di tangannya. Komposisi ini berhasil menangkap esensi hubungan mereka: kemajuan dan pencapaian di satu sisi, serta kesetiaan dan kelembutan di sisi lain.

Air mancur di sekelilingnya menambah kesan tenang dan elegan, terutama saat malam hari ketika sorotan lampu warna-warni menyinari patung, menciptakan pemandangan yang sungguh memukau. Di bagian belakang, tiga anak tangga mengarahkan pengunjung ke sebuah galeri foto. Ruang ini menyajikan kilasan perjalanan hidup pasangan tersebut, dari masa muda hingga puncak karier, mengontekstualisasikan monumen dengan narasi sejarah yang lebih lengkap.

Menjadi Ruang Hidup Masyarakat

Monumen ini telah berhasil menyatu dengan denyut nadi kehidupan warga Parepare. Pada pagi dan siang hari, area sekitarnya ramai dipadati pengunjung yang bersantai, berolahraga ringan, atau berfoto. Lokasinya yang berbatasan langsung dengan Lapangan Andi Makkasau ruang publik utama kota memperkuat fungsinya sebagai tempat berkumpul. Saat senja berganti malam, suasana berubah menjadi lebih khidmat dan romantis, menarik pasangan dan keluarga untuk menikmati keindahan lampu yang berkilauan di atas permukaan air.

Keberadaan Monumen Cinta Sejati Habibie–Ainun pada akhirnya melampaui fungsi fisiknya. Ia adalah pengingat nyata tentang integritas, dedikasi, dan cinta yang tulus nilai-nilai yang dipegang teguh oleh Habibie dan Ainun. Bagi siapa pun yang berkunjung, monumen ini tidak hanya menawarkan spot foto yang instagenik, tetapi juga kesempatan untuk merenungkan warisan inspiratif dari salah satu pasangan paling dikagumi dalam sejarah Indonesia modern.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar