SulawesiPos Gelar Forum dengan Pembaca, Bahas Etika Pemberitaan Korban

- Rabu, 11 Februari 2026 | 17:00 WIB
SulawesiPos Gelar Forum dengan Pembaca, Bahas Etika Pemberitaan Korban

Tak berhenti di situ, Andi juga membeberkan konsep besar di balik produk jurnalistik mereka. Ada empat manfaat yang ingin dicapai. Pertama, "practical benefit". Artinya, berita harus bisa jadi panduan, memberi arah untuk hal-hal yang positif.

Kedua, "intellectual benefit". Berita harus mencerahkan, menambah wawasan pembaca.

“Yang ketiga kemudian adalah emotional benefit bagaimana berita-berita dari Sulawesipos itu bisa menggugah perasaan, membangkitkan kecintaan terhadap daerah kita sendiri terhadap tokoh-tokoh kita sendiri,” paparnya lebih lanjut.

Terakhir, "spiritual benefit". Di sini, berita diharapkan bisa membangkitkan kebanggaan dan semangat spiritual di tengah masyarakat.

Acara yang dimoderatori oleh Supratman, dosen FIB Universitas Hasanuddin ini, pada dasarnya memang lebih bersifat silaturahmi. “Pertemuan ini lebih pada silaturahmi, saling berkenalan karena SulawesiPos.com sudah hadir,” ujar Supratman di awal. Tujuannya jelas: membangun ikatan.

Dan ikatan itu dibangun dari beragam wajah. Hadir dalam pertemuan itu jurnalis, akademisi, mahasiswa, sampai tokoh masyarakat dan pelaku usaha. Perwakilan instansi pemerintah dan alumni Unhas juga tak absen. Keragaman ini sengaja dihadirkan untuk memperkaya sudut pandang. Harapannya, konten SulawesiPos.com ke depan bisa makin relevan, berimbang, dan tentu saja, bermanfaat untuk lebih banyak orang.

Pertemuan itu mungkin sudah berakhir. Namun percakapan antara media dan pembacanya, rasanya, baru saja dimulai.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar