Presiden Prabowo Tekankan Sinergi TNI-Polri dan Keadilan Hukum dalam Arahan ke Rapim Polri

- Selasa, 10 Februari 2026 | 10:50 WIB
Presiden Prabowo Tekankan Sinergi TNI-Polri dan Keadilan Hukum dalam Arahan ke Rapim Polri

Di The Krakatau Grand Ballroom, TMII, suasana pagi Selasa (10/2) tampak berbeda. Ruang itu dipenuhi para perwira tinggi Polri yang menghadiri Rapat Pimpinan tahunan. Tema besar yang diusung adalah "Polri Presisi Siap Mengamankan, Mendukung, dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah 2026." Acara ini sendiri merupakan tindak lanjut dari Rapim TNI-Polri di Istana sehari sebelumnya.

Hadir dalam pertemuan itu Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, didampingi Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo. Tak ketinggalan, para pejabat utama Mabes dan Kapolda dari seluruh Indonesia juga memadati ballroom tersebut.

Lalu, apa saja pokok arahan dari Istana? Melalui unggahan di akun Instagram @sekretariat.kabinet, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan gambaran.

Presiden Prabowo Subianto disebutkan menyampaikan apresiasi tinggi. Khususnya untuk dedikasi dan peran TNI-Polri dalam menangani bencana.

"Presiden memberikan apresiasi besar kepada seluruh prajurit TNI–Polri, khususnya atas kecepatan dalam penanganan bencana di mana pun," tulis Teddy.

Namun begitu, Presiden punya pesan khusus. Kekompakan dan sinergi antara TNI dan Polri harus diperkuat, dari tingkat paling atas hingga prajurit di lapisan terbawah. Wilayah Sumatra disebut perlu mendapat perhatian lebih dalam hal ini.

Tak cuma itu. Kepercayaan rakyat, kata Presiden, harus terus dibuktikan dengan tindakan nyata.

"Buktikan kepercayaan yang diberikan rakyat kepada TNI–Polri dengan selalu siap dan cepat membantu rakyat di mana pun dan kapan pun," ujar Teddy mengulang pernyataan Presiden.

Di sisi lain, pemerintah juga mengapresiasi dukungan aparat untuk program-program strategis. Sebut saja Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa, hingga pembangunan jembatan desa. Peran TNI-Polri dalam mengawal program itu dianggap vital.

Saat menyentuh ranah hukum, tekanannya jelas: keadilan adalah hal mutlak.

"Penanganan dan penegakan hukum harus dilakukan seadil-adilnya kepada siapa pun," tegas Teddy menyampaikan arahan Presiden.

Arahan lainnya mencakup program Indonesia ASRI. Instruksinya, TNI-Polri harus kolaborasi dengan pemda untuk mewujudkan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Dimulai dari area perkantoran mereka sendiri.

Soal sumber daya alam, pesannya tegas. Aparat harus menjaga segenap kekayaan alam Indonesia dari segala bentuk pelanggaran dan eksploitasi ilegal. Kesiapsiagaan pun tak boleh kendor.

Pesan penutupnya sederhana namun penuh makna. Teddy menutup dengan kutipan, "Kapan pun warga membutuhkan bantuan, maka pada saat itulah TNI–Polri harus langsung turun membantu."

Rapat di TMII itu, dengan demikian, bukan sekadar agenda rutin. Lebih dari itu, ia menjadi penegas arah dan pengingat tugas berat di tahun-tahun mendatang.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar