Prabowo Undang Australia Bentuk Joint Venture Pertanian

- Sabtu, 07 Februari 2026 | 17:00 WIB
Prabowo Undang Australia Bentuk Joint Venture Pertanian

MURIANETWORK.COM - Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengundang Australia untuk membentuk joint venture di bidang pertanian. Undangan ini disampaikan saat menerima kunjungan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Negara, Jakarta, Jumat (6/2/2026). Pertemuan bilateral ini bertujuan memperdalam kemitraan strategis, dengan fokus utama pada kerja sama ekonomi yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat kedua negara, terutama dalam menjamin ketersediaan pangan.

Pertanian Sebagai Pilar Kemitraan

Dalam pembicaraan yang berlangsung hangat itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan fondasi penting dalam hubungan Indonesia-Australia. Kedekatan geografis dan potensi sumber daya yang saling melengkapi dinilai dapat menciptakan sinergi kuat, baik dari sisi teknologi, produksi, maupun distribusi. Kerja sama ini juga sejalan dengan kebijakan strategis pemerintah Indonesia yang baru saja mencapai tonggak swasembada pangan pada Januari 2026.

“Indonesia dan Australia ditakdirkan untuk hidup berdampingan, dan kita membangun hubungan tersebut saling percaya,” ungkap Presiden Prabowo.

Undangan Investasi dan Peran Danantara

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar