MURIANETWORK.COM - Tanggal 5 Februari menyimpan catatan beragam peristiwa penting dalam sejarah, dari eksplorasi antariksa, gejolak politik kolonial, hingga kelahiran tokoh yang menginspirasi. Pada hari ini di tahun 1971, misi Apollo 14 berhasil mendarat di Bulan. Sementara pada 1933, pemberontakan meletus di atas kapal perang Belanda di perairan Sumatra. Tanggal ini juga menjadi hari lahir legenda sepak bola Cristiano Ronaldo (1985) dan hari wafatnya publik figur Indonesia, Adjie Massaid (2011).
Apollo 14: Misi Terakhir ke Bulan dengan Target Sains Tinggi
Setelah kegagalan Apollo 13, sukses Apollo 14 menjadi penegasan kembali kemampuan manusia menaklukkan angkasa. Misi yang diawaki Alan Shepard, Stuart Roosa, dan Edgar Mitchell ini bukan sekadar pendaratan rutin. Ini adalah misi terakhir dalam kategori "H mission", yang dirancang khusus untuk eksplorasi ilmiah intensif selama dua hari di permukaan Bulan.
Shepard dan Mitchell mendarat dengan Modul Lunar "Antares" di dataran tinggi Fra Mauro pada 5 Februari 1971. Lokasi ini dipilih karena nilai ilmiahnya yang tinggi, diduga menyimpan material tertua dari tabrakan meteorit raksasa. Dalam dua kali aktivitas luar wahana (EVA), keduanya bekerja keras mengumpulkan sekitar 42 kilogram sampel batuan dan melakukan serangkaian eksperimen, termasuk studi seismik untuk memahami struktur internal Bulan.
Di orbit Bulan, Stuart Roosa menjalankan peran krusial dari Modul Komando "Kitty Hawk". Ia tak hanya memastikan keselamatan rekan-rekannya di permukaan, tetapi juga melakukan pemetaan dan penelitian ilmiah mandiri.
Misi ini juga diwarnai momen manusiawi yang legendaris. Alan Shepard, yang menjadi orang Amerika pertama di luar angkasa sepuluh tahun sebelumnya, menyempatkan diri untuk memukul dua bola golf di permukaan Bulan. "Ini adalah pukulan yang sangat, sangat jauh," ujarnya kala itu, menggambarkan betapa mudahnya bola melayang di gravitasi rendah.
Sementara itu, eksperimen unik Roosa dari orbit justru meninggalkan warisan hijau di Bumi. Ratusan biji pohon yang dibawanya kemudian diteliti dan disebar, tumbuh menjadi apa yang dikenal sebagai "Moon Trees" atau pohon Bulan, simbol kehidupan yang menyebar dari perjalanan antariksa.
Gejolak di Laut Sumatra: Pemberontakan Kapal Tujuh Provinsi
Laut lepas pantai Sumatra menjadi saksi bisu sebuah perlawanan yang dipicu kesulitan ekonomi global. Pada 5 Februari 1933, awak kapal perang HNLMS De Zeven Provinciƫn milik Angkatan Laut Kerajaan Belanda melakukan pemberontakan. Aksi ini merupakan respons langsung atas kebijakan pemerintah Hindia Belanda yang memotong gaji pegawai negeri, termasuk militer, sebesar 17 persen akibat dampak Depresi Besar.
Protes yang awalnya damai di darat akhirnya menemukan bentuknya yang paling dramatis di atas kapal perang. Pemberontakan yang melibatkan awak berkebangsaan Eropa, Indonesia, dan Eurasia ini menunjukkan betapa kebijakan penghematan itu memukul semua lapisan.
Pemerintah kolonial merespons dengan tindakan keras. Pemberontakan akhirnya dipadamkan setelah pesawat udara Angkatan Laut Belanda mengebom kapal tersebut. Serangan itu menewaskan sejumlah awak kapal dan mengakhiri perlawanan di tengah laut, menjadi catatan kelam tentang harga yang dibayar untuk menuntut keadilan di masa kolonial.
Kelahiran Seorang Legenda: Cristiano Ronaldo
Dari sebuah pulau kecil di Samudra Atlantik, lahir seorang anak yang kelak namanya akan menggema di seluruh dunia. Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro lahir di Funchal, Madeira, Portugal, tepat pada 5 Februari 1985. Perjalanannya dari seorang anak dengan bakat mentah menjadi ikon global adalah narasi tentang disiplin, dedikasi, dan hasrat yang tak terbendung.
Dikenal dengan nomor punggung 7 yang ikonik (CR7), Ronaldo tidak hanya mengukir rekor gol yang fantastis tetapi juga mendefinisikan ulang standar kebugaran atletik seorang pesepak bola. Prestasinya, yang diraih di berbagai liga top Eropa dan bersama tim nasional Portugal, telah menginspirasi generasi baru pemain dan penggemar.
Mengenang Adjie Massaid: Figur di Dua Dunia
Dunia hiburan dan politik Indonesia kehilangan salah satu wajah familiar pada 5 Februari 2011. Adjie Massaid, yang lahir di Jakarta pada 7 Agustus 1967, meninggal dunia dalam usia 43 tahun. Sosoknya dikenal publik melalui kiprahnya sebagai aktor dan model sebelum akhirnya memilih untuk terjun ke pelayanan publik.
Adjie Massaid menjabat sebagai anggota DPR RI selama dua periode (2004-2014), mewakili Partai Demokrat. Peralihannya dari layar kaca ke gedung parlemen menunjukkan dinamika karier figur publik Indonesia, di mana popularitas dan komitmen sosial sering kali berjalan beriringan. Kepergiannya meninggalkan duka bagi kolega dan penggemar di kedua dunia yang pernah dijalaninya.
Artikel Terkait
Rem Blong Truk Pasir Picu Tabrakan Beruntun di Exit Tol Cilegon Timur
Presiden Prabowo Gelar Forum Dialog Bahas Arah Politik Luar Negeri
Adies Kadir Segera Dilantik sebagai Hakim MK di Hadapan Presiden Prabowo
Main Hakim Sendiri Berujung Buntung: Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka