Washington Lepas Senjata Miliaran Dolar ke Israel dan Saudi di Tengah Ketegangan dengan Iran

- Sabtu, 31 Januari 2026 | 08:42 WIB
Washington Lepas Senjata Miliaran Dolar ke Israel dan Saudi di Tengah Ketegangan dengan Iran

Posisi Saudi sendiri memang menarik. Secara historis dan kultural, mereka berseteru dengan Iran. Dan sebagai sekutu AS yang sudah lama, hubungan mereka dengan Washington terbilang erat. Ingat saja Operasi Desert Storm tahun 1991, saat AS menggunakan pangkalan di Saudi untuk menggempur Irak.

Tapi belakangan, nuansanya agak berbeda. Saat ketegangan AS-Iran memanas, Saudi justru mengambil sikap yang lebih hati-hati. Baru-baru ini, Pangeran Mohammed Bin Salman (MBS) secara tegas menyatakan sikapnya.

Pernyataan itu keluar usai ia berbincang via telepon dengan Presiden Iran yang baru, Masoud Pezeshkian. MBS menegaskan bahwa Kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun yang menargetkan Iran.

"Kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayahnya digunakan untuk tindakan militer apa pun terhadap Iran atau untuk serangan apa pun dari pihak mana pun, terlepas dari asal-usulnya," demikian keterangan resmi yang dikutip dari The Saudi Press Agency (SPA), Rabu (28/1).

Alih-alih konfrontasi, MBS justru mendorong penyelesaian melalui dialog. Tujuannya jelas: meningkatkan keamanan dan stabilitas kawasan. Sebuah sikap yang, dalam konteks penjualan senjata miliaran dolar ini, terasa seperti permainan yang rumit.


Halaman:

Komentar