Jembatan Daerah Jadi PR Terakhir Pemulihan Jalan di Aceh dan Sumut

- Kamis, 29 Januari 2026 | 15:00 WIB
Jembatan Daerah Jadi PR Terakhir Pemulihan Jalan di Aceh dan Sumut

Kalau bicara detail pembangunan jembatan, ceritanya jadi beragam. Di Aceh, ada 18 titik yang menunjukkan progres signifikan, sementara 30 titik lainnya masih dalam tahap persiapan. Perkembangannya pun berbeda-beda. Ambil contoh Jembatan Bener Pepanyi yang sudah 85 persen, kontras dengan Kuning Baro yang baru dimulai dengan progres 10 persen.

Di Sumut, kabar baik datang dari pembangunan jembatan tipe Armco dan Bailey di beberapa lokasi yang sudah rampung 100 persen. Jembatan Armco ini, untuk diketahui, dibangun dengan struktur pipa dari lembaran baja galvanis. Tapi selain itu, masih ada 21 titik baru yang masih dalam tahap perencanaan dan konstruksi.

Sementara di Sumbar, sebagian besar pembangunan jembatan sudah di ujung tanduk. Sebut saja Jembatan Sampia Sungai Rangeh yang progresnya 98 persen, atau Air Tanganan yang 93 persen. Hanya Hujan Gagak yang masih tertinggal di angka 15 persen.

Selain TNI, Polri juga turun tangan membangun jembatan. Di Aceh, dari 11 lokasi yang ditangani Polri, lima sudah selesai. Di Sumut, dua dari tiga lokasi telah rampung. Sedangkan di Sumbar, empat dari sepuluh lokasi pembangunan sudah bisa diselesaikan.

Amran menegaskan bahwa perkembangan perbaikan ini akan terus dipantau dan dilaporkan secara berkala. Proses rehabilitasi dan rekonstruksi masih panjang, tapi setidaknya laporan ini memberi gambaran bahwa pemulihan terus bergerak, meski dengan kecepatan yang berbeda di setiap titik.


Halaman:

Komentar