Wajah Tariq bin Ziyad Menghiasi Uang Kertas Gibraltar, Mengabadikan Jejak Sang Penakluk

- Kamis, 29 Januari 2026 | 05:20 WIB
Wajah Tariq bin Ziyad Menghiasi Uang Kertas Gibraltar, Mengabadikan Jejak Sang Penakluk

Pecahan lima pound sterling Gibraltar ini punya cerita yang menarik. Di kertasnya, terpampang jelas sosok Tariq bin Ziyad. Ya, wilayah yang dikuasai Inggris sejak berabad-abad itu memang memilih sang jenderal legendaris sebagai ikon.

Alasannya sederhana sekaligus mendalam. Gibraltar, atau Jabal Tāriq dalam bahasa Arab, namanya sendiri berasal dari sang penakluk. Jadi, wajar saja jika pemerintah setempat menempatkan wajahnya di uang kertas. Ia bukan cuma simbol geografis, tapi juga pengingat sejarah panjang saat Islam pertama kali menginjakkan kaki di Semenanjung Iberia.

Kalau diperhatikan lebih dekat, di bawah potretnya tertulis nama "Tariq bin Ziyad" dengan huruf Latin. Sementara di sebelah kiri, ada gambar sebuah benteng kokoh yang berdiri di tepi Selat Gibraltar. Benteng itu tak lain adalah Moorish Castle, peninggalan Islam yang masih tegak sampai sekarang.

Beberapa poin penting soal ini:

  • Asal Nama Gibraltar: Kata "Gibraltar" itu sendiri sebenarnya turunan dari "Jabal Tāriq" atau Gunung Tariq. Namanya diabadikan untuk menghormati sang panglima yang mendarat di sana pada 711 Masehi.
  • Soal Uang Kertasnya: Gibraltar punya mata uang sendiri, Pound Gibraltar, yang nilainya disetarakan dengan Pound Sterling Inggris. Nah, pada seri yang diedarkan antara 1995 hingga sekitar 2010-an, wajah Tariq bin Ziyad jadi gambar utama di pecahan lima pound.
  • Benteng Bersejarah: Benteng Islam yang dimaksud itu adalah Moorish Castle. Lokasinya masih bisa dikunjungi di Gibraltar dan jadi salah satu situs sejarah paling ikonik di sana.

Lalu, siapa sebenarnya Tariq bin Ziyad ini?

Dia adalah seorang panglima militer dari masa Kekhalifahan Umayyah. Meninggal sekitar tahun 720 M, dialah otak di balik penaklukan Muslim atas kawasan Iberia yang kini mencakup Spanyol dan Portugal di tahun 711 M.

Beberapa fakta kunci tentang dirinya:

  • Asal-Usul: Tariq berasal dari suku Berber (Amazigh) di Afrika Utara. Dia fasih berbahasa Arab dan juga bahasa Amazigh.
  • Misi Penaklukan: Diperintahkan oleh Gubernur Musa bin Nushair, Tariq memimpin armada yang membawa antara 7.000 sampai 12.000 pasukan. Mereka menyeberangi selat sempit untuk menghadapi Kerajaan Visigoth yang dipimpin Raja Roderick.
  • Warisan Abadi: Namanya hidup selamanya lewat Gibraltar, lokasi pendaratan pertamanya di Eropa.
  • Kemenangan Besar: Pertempuran Guadalete jadi momen krusial. Kemenangan di sana membuka jalan bagi pemerintahan Islam di Andalusia, yang bertahan hampir delapan abad lamanya.
  • Legenda Motivasi: Ada kisah populer meski beberapa sejarawan mempertanyakannya bahwa Tariq memerintahkan untuk membakar kapal-kapalnya setelah mendarat. Tujuannya jelas: memberi semangat pada pasukannya bahwa tidak ada jalan untuk mundur. Pilihan satu-satunya adalah maju, menang, atau gugur sebagai syahid.

Jadi, uang kertas sederhana itu sebenarnya menyimpan narasi besar. Dari sebuah gunung yang diambil namanya, hingga perjalanan heroik yang mengubah peta sejarah Eropa selamanya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar