Lasarus Ingatkan Menteri PU: Perbaikan Infrastruktur Pascabencana Harus Komprehensif, Bukan Sekadar Tambal Sulam

- Selasa, 27 Januari 2026 | 15:00 WIB
Lasarus Ingatkan Menteri PU: Perbaikan Infrastruktur Pascabencana Harus Komprehensif, Bukan Sekadar Tambal Sulam

"Kalau hanya diperbaiki jembatannya saja, terus aliran sungainya bagaimana? Alur sungai ini harus diarahkan, Pak. Kalau alur air ini tidak diarahkan, dia akan merusak ke mana-mana tempat."

Intinya, penanganannya harus komprehensif. Terencana dan terukur. Itu poin yang ia tekankan berulang. Dengan perencanaan yang matang, segala kebutuhan mulai dari waktu hingga anggaran bisa dihitung dengan jelas. "Karena kita bukan hanya ngurus bencana saja, Pak Menteri," tuturnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan tentang risiko jika infrastruktur yang ada diabaikan. "Apalagi cerita membangun kita ini, Pak Menteri ya, bangun baru," tambah Lasarus, politikus PDIP itu.

Tak berhenti di situ, ia mendorong agar perbaikan infrastruktur menjangkau kawasan produksi secepat mungkin. Menurutnya, ini kunci untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

"Yang kedua, untuk mendorong pertumbuhan tentu kita harus meningkatkan pembangunan infrastruktur kita menyentuh tempat-tempat baru, pusat-pusat produksi yang kondisi infrastrukturnya hari ini tidak memadai. Mengakibatkan apa? Mengakibatkan produksi biaya tinggi di masyarakat," papar Lasarus.

Ia lalu memberi contoh nyata yang sedang terjadi,

"Timbul lah beras lebih mahal beras kita di dalam negeri daripada beras yang kita impor dari luar. Karena di luar biaya produksinya lebih murah, kita mahal. Akhirnya harga beras di Bulog tidak bisa menandingi harga beras premium dari luar. Itu kondisi hari ini dan ini harus segera kita perbaiki."

Jadi, pesannya jelas. Membangun pascabencana itu bukan sekadar menambal lubang. Tapi membangun dengan visi ke depan, agar ekonomi bisa bangkit dan masyarakat tak terus-terusan menanggung beban biaya tinggi.


Halaman:

Komentar