Kepala BPBD Purbalingga, Revon Hapinindriat, memberikan gambaran tentang pengungsian.
Sementara itu, di Banyumas, hujan lebat menyebabkan luapan air bercampur lumpur di beberapa aliran sungai, termasuk di kawasan objek wisata Telaga Sunyi. Menurut data BPBD setempat, banjir lumpur setinggi hampir satu meter itu sudah terjadi sejak Sabtu dini hari. Warga pun diimbau untuk menjauhi sungai sementara waktu. Untungnya, air sudah surut dan tak ada laporan kerusakan rumah atau korban jiwa di sini.
Kawasan wisata Guci di Tegal juga tak luput dari amukan alam. Lokasi ini kembali diterjang banjir. Meski tak ada korban jiwa atau rumah warga yang rusak, fasilitas wisata mengalami kerusakan serius. Kepala BPBD Tegal, M Afifudin, menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan.
Beberapa pancuran dan pemandian air panas terpaksa ditutup total karena tertimbun pasir dan batu. Tiga jembatan, termasuk penghubung antar wilayah, hilang diterjang arus. Untuk sementara, warga diarahkan menggunakan jalur alternatif.
Upaya pembersihan jalan dari material longsor di perbatasan Brebes pun telah dilakukan. Hingga Sabtu siang, jalan tersebut dilaporkan sudah bisa dilalui kendaraan kembali.
Artikel Terkait
Tina Talissa Resmi Menikah, Wapres Gibran Hadiri Pesta Pernikahan
Anggota DPRD Kudus Divonis Kerja Sosial, Hukuman Pertama di Era KUHP Baru
Sign: Drama Forensik Lawas yang Jadi Cikal Bakal Thriller Medis Korea
Prabowo Curi Waktu dengan Zidane di Davos, Bahas Mimpi Besar Sepakbola Indonesia