LAMPUNG Senin lalu (12/1/2026), suasana di embung B ITERA tampak berbeda. Di lahan yang biasanya sepi itu, sejumlah orang sibuk mencangkul dan menanam bibit pohon. Ini bukan kegiatan kampus biasa, melainkan aksi nyata dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Nasional yang digelar BATIQA Hotel Lampung bersama Agroforestri Institut Teknologi Sumatera (ITERA).
Programnya mereka sebut “Satu Kamar Satu Pohon”. Gagasannya sederhana tapi cukup menarik: setiap tamu yang memesan kamar dengan harga mulai Rp600.000, secara otomatis berkontribusi menanam satu pohon. Jadi, menginap di hotel itu tak cuma soal kenyamanan, tapi juga jadi bagian dari gerakan penghijauan.
Ervini Pratiwi, Operational Manager BATIQA Hotel Lampung, menjelaskan komitmen mereka.
“Lewat program ini, kami ajak tamu ikut jaga lingkungan. Menginap di sini artinya juga menumbuhkan harapan bagi bumi. Kami berharap aksi ini berkelanjutan dan dampaknya benar-benar terasa,” ujarnya.
Nah, kolaborasi dengan Agroforestri ITERA ini yang bikin program nggak sekadar seremonial. Mereka nggak asal tanam. Lokasi penanamannya sudah ditentukan, pengelolaannya pun direncanakan agar berjalan berkelanjutan. Jadi, manfaatnya diharapkan bisa dirasakan untuk tahun-tahun mendatang.
Di sisi lain, acara itu nggak cuma urusan menanam saja. Para peserta, yang terdiri dari perwakilan manajemen hotel dan tim Agroforestri, juga dapat edukasi singkat. Intinya, mereka diajak memahami betapa krusialnya peran pohon dalam menjaga keseimbangan ekosistem kita yang mulai rapuh ini.
Dengan menggelar aksi seperti ini, BATIQA Hotel Lampung jelas ingin mempertegas posisinya. Mereka ingin dikenal sebagai hotel yang memang peduli dengan isu keberlanjutan, dan berusaha menghadirkan program lingkungan yang melibatkan banyak pihak. Upaya kecil, tapi jika konsisten, bisa jadi kontribusi yang berarti.
Artikel Terkait
Kejagung Tetapkan Komisaris PT YAT Tersangka Baru Korupsi Pengadaan Motor Listrik Rp1,1 Triliun di Badan Gizi Nasional
Kecelakaan Maut di Tol Jombang: Sopir Diduga Microsleep, Tabrak Truk Hino, Satu Tewas
Wali Kota Makassar Luncurkan “Pete-pete Laut”, Layanan Kapal Gratis untuk Warga Kepulauan Terluar
27 Peserta Ikuti Program Karantina Hafal Al-Qur’an 30 Juz dalam 40 Hari di Bekasi