Menginap di Hotel, Satu Pohon Tumbuh di Lahan ITERA

- Kamis, 22 Januari 2026 | 19:50 WIB
Menginap di Hotel, Satu Pohon Tumbuh di Lahan ITERA

LAMPUNG Senin lalu (12/1/2026), suasana di embung B ITERA tampak berbeda. Di lahan yang biasanya sepi itu, sejumlah orang sibuk mencangkul dan menanam bibit pohon. Ini bukan kegiatan kampus biasa, melainkan aksi nyata dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Nasional yang digelar BATIQA Hotel Lampung bersama Agroforestri Institut Teknologi Sumatera (ITERA).

Programnya mereka sebut “Satu Kamar Satu Pohon”. Gagasannya sederhana tapi cukup menarik: setiap tamu yang memesan kamar dengan harga mulai Rp600.000, secara otomatis berkontribusi menanam satu pohon. Jadi, menginap di hotel itu tak cuma soal kenyamanan, tapi juga jadi bagian dari gerakan penghijauan.

Ervini Pratiwi, Operational Manager BATIQA Hotel Lampung, menjelaskan komitmen mereka.

“Lewat program ini, kami ajak tamu ikut jaga lingkungan. Menginap di sini artinya juga menumbuhkan harapan bagi bumi. Kami berharap aksi ini berkelanjutan dan dampaknya benar-benar terasa,” ujarnya.

Nah, kolaborasi dengan Agroforestri ITERA ini yang bikin program nggak sekadar seremonial. Mereka nggak asal tanam. Lokasi penanamannya sudah ditentukan, pengelolaannya pun direncanakan agar berjalan berkelanjutan. Jadi, manfaatnya diharapkan bisa dirasakan untuk tahun-tahun mendatang.

Di sisi lain, acara itu nggak cuma urusan menanam saja. Para peserta, yang terdiri dari perwakilan manajemen hotel dan tim Agroforestri, juga dapat edukasi singkat. Intinya, mereka diajak memahami betapa krusialnya peran pohon dalam menjaga keseimbangan ekosistem kita yang mulai rapuh ini.

Dengan menggelar aksi seperti ini, BATIQA Hotel Lampung jelas ingin mempertegas posisinya. Mereka ingin dikenal sebagai hotel yang memang peduli dengan isu keberlanjutan, dan berusaha menghadirkan program lingkungan yang melibatkan banyak pihak. Upaya kecil, tapi jika konsisten, bisa jadi kontribusi yang berarti.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar