Kerugian akibat banjir dan longsor di Sumatera Utara ternyata sangat besar. Gubernur Bobby Nasution menyebut angkanya mencapai Rp17,4 triliun. Tapi, itu belum seberapa. Dana yang dibutuhkan untuk membangun kembali wilayah yang porak-poranda itu justru jauh lebih fantastis: Rp69,47 triliun.
Angka itu diungkapkan Bobby dalam sebuah rapat koordinasi di Kemendagri, Kamis lalu. Menurutnya, hitungan kerugian itu mencakup semua sektor yang luluh lantak.
"Estimasi kerugian dari seluruh sektor di wilayah Sumatera Utara, mulai dari sektor perumahan, infrastruktur, ekonomi, sosial, hingga lintas sektor, total kerugiannya sebesar Rp17,4 triliun. Namun, kebutuhan dana pemulihannya mencapai Rp69,47 triliun," kata Bobby.
Lho, kok bisa selisihnya segitu jauh? Bobby punya penjelasannya. Ternyata, pemulihan pascabencana bukan cuma soal menambal yang rusak lalu beres. Ambil contoh infrastruktur jalan. Kerugian di sektor ini sekitar Rp10,9 triliun.
Artikel Terkait
Pengacara Marcella Divonis 14 Tahun Penjara atas Kasus Suap Hakim Perkara Ekspor CPO
Kemendagri Ingatkan Inovasi Daerah Bukan Perlombaan, Ngawi Dinilai Sangat Inovatif
Pria di Cianjur Tewas Usai Dianiaya Diduga Curi Dua Labu Siam untuk Buka Puasa
Pemerintah Mulai Reforestasi 2.557 Hektare di Taman Nasional Tesso Nilo