Anies Baswedan Buka Suara: Saya Dituduh Syiah, Juga Dituduh Wahabi

- Kamis, 15 Januari 2026 | 06:20 WIB
Anies Baswedan Buka Suara: Saya Dituduh Syiah, Juga Dituduh Wahabi

Dalam sebuah diskusi publik yang cukup hangat belum lama ini, Anies Baswedan akhirnya angkat bicara. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu merespons berbagai label yang kerap dilekatkan pada dirinya isu radikalisme, kedekatan dengan kelompok tertentu, dan sederet tudingan lainnya.

Menurutnya, justru aneka tudingan itu membuktikan satu hal: posisinya ada di tengah. Bukan di kubu ekstrem mana pun.

"Coba bayangkan," ujar Anies, dengan nada yang terdengar jenaka namun getir.

"Saya ini pernah dibilang Syiah. Padahal musuh Syiah kan Wahabi. Eh, saya juga dituduh sebagai Wahabi."

Pernyataan itu disampaikannya dalam video yang diunggah di kanal YouTube Sobat Anies, Selasa lalu. Anies mengamati, gelombang label negatif itu baru naik setelah kontestasi politik, terutama pasca-Pilkada DKI. Sebelumnya, hampir tak ada.

Lalu bagaimana dia menyikapinya? Anies memilih untuk tidak terlalu ambil pusing. "Saya let it go aja. Nggak apa-apa," katanya. Baginya, persepsi publik tak bisa dilawan sekadar dengan perdebatan kata-kata.

Di sisi lain, Anies menekankan bahwa penilaian harusnya berdasarkan fakta, bukan asumsi. Rekam jejak kebijakan selama ia memimpin, itulah ukurannya.

Ia bahkan melontarkan tantangan terbuka.

"Coba tunjukkan, kebijakan mana yang membuktikan Anies ekstrem. Di mana Anies tidak ramah pada minoritas. Kapan saya tidak toleran. Kalau itu ada, ya your assumption is correct," tegasnya.

Bagi Anies, jawaban paling jujur atas segala tudingan hanya dua: waktu dan karya nyata. Keduanya yang akan bicara, bukan narasi yang dibangun dari persepsi semata.

Video lengkap pernyataannya bisa disimak di kanal resmi pendukungnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar