Kasus laporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono terus bergulir di Polda Metro Jaya. Yang menarik, meski dua ormas besar PBNU dan Muhammadiyah sudah angkat bicara dan membantah keterlibatan resmi, proses hukumnya tetap jalan. Materi stand-up comedy berjudul "Mens Rea" itu masih jadi sorotan.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun per 14 Januari 2026, situasinya berkembang begini. Polisi lagi ngelakuin penyelidikan, barang bukti udah diamankan. Pandji dilaporkan dengan pasal-pasal KUHP baru, yaitu Pasal 242, 243, 300, dan 301. Intinya soal dugaan penghasutan dan penistaan agama.
Nah, pelapornya sendiri mengaku dari kelompok Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama alias AMNU dan Aliansi Muda Muhammadiyah. Laporan mereka masuk di awal Januari lalu.
Tapi, di sisi lain, respons dari pusatnya justru berbeda.
Artikel Terkait
Tito Tantang Kepala Daerah: Berani Berinovasi atau Terjebak Ketergantungan
Empat Inovasi Siswa Medan Sabet Medali di Ajang Bergengsi Thailand
Ketika Dana Pendidikan Dikorbankan Demi Sepiring Nasi Gratis
Dua Tahun Berlalu, Pesona The Oath of Love Tak Juga Pudar