Lagi-lagi, petugas Damkar membuktikan diri sebagai pahlawan di tengah kepanikan warga. Kali ini, aksi heroik mereka terjadi di Balikpapan, dengan seorang bayi berusia lima bulan sebagai pusat kisahnya. Bayi malang itu terkunci sendirian di dalam kamar rumahnya.
Semua berawal di pagi hari tanggal 31 Desember 2025, di kawasan Jalan Brantas, Kelurahan Batu Ampar. Suasana yang seharusnya tenang tiba-tiba berubah ricuh.
Juned, anggota Damkar Balikpapan Timur, masih mengingat jelas detik-detik laporan itu masuk. Sekitar pukul setengah sembilan pagi, ada panggilan darurat. Seorang bayi perempuan terperangkap di kamar.
Saat kejadian, si bayi sedang terlelap. Sang ibu, usai menidurkannya, menutup pintu kamar dan melanjutkan aktivitas di bagian lain rumah. Masalahnya muncul belakangan.
"Ternyata rumah kuncinya sudah karatan dan rusak, jadi sama sekali nggak bisa dibuka," jelas Juned kepada media pada Rabu, 14 Januari.
Ia melanjutkan, "Ibunya sudah berusaha gedor-gedor pintu supaya bayinya bangun. Tapi, selama sejam itu, dari dalam kamar sama sekali tak ada suara."
Wajar saja, sang ibu langsung kalut. Suaminya yang sedang bekerja dihubungi dan diminta segera pulang. Begitu sampai, si ayah berusaha mendobrak pintu, tapi sia-sia. Pintunya tak bergeming. Akhirnya, pilihan terakhir jatuh pada tim Damkar.
Mendengar cerita bahwa bayi itu sudah terkurung sejam dalam keheningan, kepanikan pun menjalar. "Kami ikutan deg-degan," akui Juned. "Saking buru-burunya, mobil pemadam nggak sempat kami bawa. Padahal jarak TKP sekitar 5 kilometer dari kantor."
Artikel Terkait
Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan Tersangka, Kuota Haji 2023-2024 Diduga Rugikan Negara Triliunan
Menteri Kehutanan Bekuk Akses Kayu Hutan Usai Banjir Besar Sumatera
Seribu Taruna KKP Diterjunkan ke Medan Bencana Sumatra
Truk Angkut Beras Terjun ke Sungai di Genuk, Sopir Tewas Terjebak