Namun begitu, imbauan juga disampaikan. Reynold meminta para orator dan peserta aksi untuk menjaga ketertiban. Jangan sampai ada provokasi, apalagi penutupan jalan umum. Tindakan anarkis seperti membakar ban atau merusak fasilitas publik jelas harus dihindari.
“Massa aksi diharapkan tidak melawan petugas. Mari bersama-sama jaga situasi,” tambahnya.
Pesan serupa ditujukan pada warga sekitar. Masyarakat yang kebetulan berada di kawasan Monas diminta untuk tidak gampang terpancing oleh isu atau provokasi yang mungkin beredar. Bagi para pengendara yang hendak melintas, lebih baik cari jalur alternatif saja. Macet sudah bisa dipastikan akan terjadi.
Pengaturan lalu lintas nantinya akan sangat tergantung pada situasi. Semakin banyak massa yang berkumpul, penyesuaian pasti dilakukan. “Kami mohon kerja sama semua pihak,” tutup Reynold, berharap suasana tetap kondusif hingga aksi usai.
Artikel Terkait
Bayi Lima Bulan Terkunci Sendirian, Damkar Balikpapan Buru-buru Naik Motor
Habib Rizieq Buka Suara: Kritik Pejabat Boleh, Tapi Jangan Sentuh Ibadah
Jokowi Buka Suara soal Silaturahmi dengan Dua Tersangka Kasus Ijazah Palsu
Nasib Dua WNI Masih Gelap Usai Kapal Dibajak di Perairan Gabon