Namun begitu, imbauan juga disampaikan. Reynold meminta para orator dan peserta aksi untuk menjaga ketertiban. Jangan sampai ada provokasi, apalagi penutupan jalan umum. Tindakan anarkis seperti membakar ban atau merusak fasilitas publik jelas harus dihindari.
“Massa aksi diharapkan tidak melawan petugas. Mari bersama-sama jaga situasi,” tambahnya.
Pesan serupa ditujukan pada warga sekitar. Masyarakat yang kebetulan berada di kawasan Monas diminta untuk tidak gampang terpancing oleh isu atau provokasi yang mungkin beredar. Bagi para pengendara yang hendak melintas, lebih baik cari jalur alternatif saja. Macet sudah bisa dipastikan akan terjadi.
Pengaturan lalu lintas nantinya akan sangat tergantung pada situasi. Semakin banyak massa yang berkumpul, penyesuaian pasti dilakukan. “Kami mohon kerja sama semua pihak,” tutup Reynold, berharap suasana tetap kondusif hingga aksi usai.
Artikel Terkait
Gibran dan Sejumlah Pejabat Beri Angpao ke Barongsai di Puncak Imlek 2026
Drama Injury Time, Brentford Tumbangkan Burnley 4-3 di Liga Premier
Kevin Diks Cetak Gol Penalti Injury Time, Bawa Gladbach Kalahkan Union Berlin
Iran Lancarkan Serangan Rudal Balistik ke Aset Militer AS dan Israel di Timur Tengah