Peristiwa yang terjadi di sebuah SMP di Ketapang, Kalimantan Barat, ini benar-benar bikin kita menghela napas. Bayangkan saja, ruang kelas yang seharusnya dipenuhi buku dan pelajaran, justru jadi tempat empat pelajar kelas 9 berpesta. Mereka diduga sedang asyik menghisap sabu.
Rupanya, tingkah mencurigakan mereka tak luput dari perhatian warga sekitar. Gerak-gerik yang tak wajar itu akhirnya memicu aksi. Warga pun bergerak, menggerebek ruang kelas di luar jam sekolah. Keempat remaja itu langsung diamankan dan dibawa ke kantor polisi setempat.
Tapi, ceritanya tak berhenti di sana. Ada kejutan.
Setelah menjalani tes urine, hasilnya justru negatif. Nol. Tidak ada tanda-tanda narkoba dalam tubuh mereka. Menurut penjelasan polisi, zat yang mereka pakai itu ternyata barang palsu. Bukan sabu asli.
Memang, di TKP polisi tidak menemukan satu gram pun sabu. Meski begitu, beberapa peralatan diamankan. Ada bong, plastik klip, korek api, dan sedotan bekas pakai. Barang-barang itu menguatkan dugaan awal, meski zatnya sendiri ternyata tipuan.
Artikel Terkait
Senior Residen Unsri Terancam DO Usai Pungli dan Eksploitasi Mahasiswi
Kesederhanaan yang Dijual, Dinasti yang Diraih: Potret Keluarga Pejabat di Mata Tere Liye
Siswa SMA Taruna Nusantara Ungkap Kesan Bertemu Presiden Prabowo
Gus Irfan Luncurkan Haji Ramah Perempuan, Petugas Wanita Ditambah Signifikan