Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin punya target yang jelas. Ia ingin perbaikan rumah bagi para tenaga kesehatan di Sumatera yang rumahnya rusak akibat bencana, bisa segera dimulai. Bahkan, ia berharap prosesnya sudah berjalan saat Ramadan dan usai sebelum Lebaran tiba.
"Idealnya, saat puasa mulai, pekerjaan sudah masuk. Atau kalau bisa ya jangan lewat Lebaran lah ya," ujar Budi dalam sebuah konferensi pers daring, Senin lalu.
Nada suaranya terdengar mendesak. Menurutnya, kunci percepatan ini ada pada kelengkapan data.
"Makanya kita sekarang sudah nih batch 1 kan. Habis data ini rapi, nanti harus ada verifikasi yang dilakukan oleh BNPB," jelasnya.
Ia mengaku, saat ini Kemenkes sudah menyelesaikan pendataan tahap awal. Ribuan nama sudah terkumpul. Namun begitu, data mentah itu belum cukup. Perlu ada proses verifikasi dari BNPB sebelum bantuan bisa turun. Kabar baiknya, Budi melihat komitmen kuat dari BNPB untuk mempercepat langkah ini. Dukungan juga mengalir dari Kemendagri yang mendorong pemerintah daerah melengkapi berkas.
Tanpa data yang valid dan terverifikasi, semuanya akan mandek. BNPB tak bisa bergerak.
"Karena tanpa data yang benar, BNPB juga enggak bisa bergerak. Sesudah verifikasi ini terjadi, nanti BNPB bisa menyalurkan," tegas Budi.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tiba di Moskow, Segera Temui Putin untuk Perkuat Kerja Sama Bilateral
Mahasiswa Calon Pastor Hilang Tenggelam di Danau Toba, Pencarian Berlanjut
Pertamina Menanggung Beban Rp60 Triliun per Bulan Akibat Harga BBM yang Ditahan
Islah Bahrawi Kritik Kebijakan Prabowo yang Dinilai Jauh dari Janji dalam Buku Paradoks Indonesia