Suasana di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin malam itu ramai. Perayaan Natal 2025 Partai Demokrat tengah berlangsung. Yang menarik, hadir sebagai pembicara utama adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua Majelis Tinggi partai tersebut.
Rupanya, kehadiran SBY di podium bukanlah rencana awal. Dalam sambutannya, mantan presiden itu langsung membuka kartu. Ia mengaku hanya menggantikan posisi sang ketua umum.
"Bapak, Ibu, hadirin sekalian yang saya muliakan. Sebenarnya saya tidak dirancang untuk menyampaikan sambutan utama ini," ujar SBY.
"Seharusnya yang menyampaikan sambutan utama adalah pemimpin Partai Demokrat, Bung Agus Harimurti Yudhoyono. Beliau pemimpin partai," lanjutnya.
Dengan nada santun, SBY menegaskan posisinya. "Saya boleh dikatakan seorang mentor senior. Mataharinya hanya satu di Partai Demokrat, Mas AHY," tambah dia.
Lalu, ke mana AHY? SBY pun menjelaskan. Ternyata, putra sulungnya itu sedang mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Kalimantan Timur. Menurut SBY, prioritas seperti inilah yang justru harus dipegang tegur.
"Tentu bagi Demokrat, country first, people first, baru partai. Jangan dibalik. Negara dulu, rakyat dulu, baru partai," tegasnya.
Karena itulah, panitia akhirnya menunjuk SBY untuk tampil. Ia pun menerima tugas itu dengan sebuah peribahasa yang cukup merendah.
"Oleh karena itu, saya mendapat tugas dari panitia untuk menyampaikan sambutan ini mewakili Mas AHY. Tiada rotan, akar pun berguna," tandas SBY, menutup klarifikasinya.
Artikel Terkait
Polisi Purbalingga Gagalkan Dua Modus Penyalahgunaan Subsidi LPG dan BBM
Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Dharma Santi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Ibu Laporkan Perawat RSHS Bandung atas Dugaan Percobaan Penculikan Bayi
Kejati Sulsel Periksa Mantan Pimpinan DPRD Terkait Korupsi Bibit Nanas Rp60 Miliar